Home Nasional Presiden Tegaskan Indonesia Tak beri Tempat Kelompok Intoleran

Presiden Tegaskan Indonesia Tak beri Tempat Kelompok Intoleran

0
SHARE
Presiden Joko Widodo | Foto: Antara/Rosa Panggabean

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menegaskan Indonesia tidak memberi tempat atau mendukung kelompok yang mengembangkan dan menyebarkan praktik intoleransi. Menurut Presiden, masyarakat Indonesia sudah puluhan tahun hidup bersama dengan pemeluk keyakinan berbeda dan beragam.

“Tidak ada tempat bagi mereka yang tidak mampu bertoleransi di negara kita, Indonesia. Apalagi dengan cara-cara kekerasan. Berujar saja tidak, apalagi dengan kekerasan,” ujar Jokowi saat dijumpai wartawan di Kementerian Luar Negeri Jakarta, Senin (12/2).

Presiden menyatakan hal itu terkait beberapa peristiwa penyerangan umat dan pemuka agama yang tengah beribadah di beberapa daerah di Indonesia. Jokowi mengatakan, konstitusi di Indonesia menjamin kebebasan setiap warga negara dalam memeluk agama dan keyakinan.

Terkait hal ini, Presiden sudah menginstruksikan Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk melakukan penegakkan hukum terhadap orang atau kelompok yang melakukan tindakan intoleransi.

Peristiwa kekerasan terhadap pemuka agama terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Seperti kasus yang terjadi pada pimpinan esantren Al Hidayah KH Umar Bisri bin Sukrowi di Cicalengka, Bandung, diserang. Saat tengah berzikir, seorang pria masuk masjid dan langsung menganiaya Umar Bisri, Sabtu (27/1).

Kejadian lainnya terjadi pada Minggu (11/2), orang tak dikenal menyerang Gereja St Lidwina, Bedog, Sleman, Yogyakarta saat misa dilaksanakan. (ENA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here