Home Lensa Serunya Perayaan HUT RI ke-72 di Senegal

Serunya Perayaan HUT RI ke-72 di Senegal

0
SHARE
KBRI Dakar menggelar lomba perayaan HUT RI ke-72, Rabu (16/8/17) | Foto: istimewa

DAKAR – Semarak perayaan HUT RI ke-72 tak hanya dirasakan di Indonesia. Di Dakar, Ibu kota Senegal, negara yang terletak di ujung paling Barat Benua Afrika tersebut, kobaran semangat api kemerdekaan juga menggelora di kalangan para WNI.

Meski jauh dari sanak keluarga di tanah air, tidak menghilangkan semangat para WNI yang terdiri dari berbagai elemen, seperti karyawan PT. Dirgantara Indonesia (DI) dan perwakilan AD Trade Indonesia, para pekerja profesional serta keluarga besar KBRI, untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia.

KBRI Dakar menyelenggarakan aneka perlombaan khas tujuh belasan seperti gaplek, joget balon, gigit koin dari buah, dart, bowling, lempar bola basket, hingga lomba rias wajah, serta tak terlewatkan berbagai lomba anak-anak seperti balap kelereng, pecah balon, dan memasang ekor kuda.

KBRI Dakar membuka rangkaian kegiatan HUT RI ke-72 dengan acara jalan santai menyusuri indahnya pantai Corniche yang merupakan rute utama para joggers di Dakar.

Setibanya di garis finish, KBRI menggelar lomba tarik tambang di tepi pantai Corniche yang diikuti oleh seluruh WNI di Dakar baik pria maupun wanita.

Para joggers yang kebetulan melintas pun menyaksikan dan terkesan dengan keunikan lomba tarik tambang yang berlangsung meriah dan penuh canda tawa.

Dubes RI Dakar, Mansyur Pangeran dalam sambutannya menyatakan bahwa pentingnya olahraga dilakukan oleh setiap orang karena akan memberikan kebugaran tubuh untuk menjadi kuat sehat.

Sebagaimana pepatah yang disampaikan oleh pujangga Romawi Kuno yang menyatakan “Mens Sana Incopore Sano” yang artinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

Selanjutnya, di dalam tubuh yang sehat, jiwa yang kuat diharapkan akan melahirkan jiwa dan kepribadian yang berakhlak dan bermoril tinggi, saling menghormati satu sama lainnya, menghindari permusuhan, kecurigaan, iri hati, dengki, dan saling menjatuhkan.

“Dengan kegiatan perayaan HUT RI ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, serta meningkatkan solidaritas diantara para WNI,” kata Dubes Mansyur.

Dubes Mansyur menegaskan bukan kompetisinya yang dikedepankan dalam kegiatan perlombaan olahraga ini, melainkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan khususnya bagi kita yang saat ini berada di negeri orang yang jumlahnya tidak banyak.

Rangkaian kegiatan HUT RI dilanjutkan dengan Upacara Penaikan Bendera pada 17 Agustus bertempat di halaman gedung KBRI dengan Dubes RI bertindak selaku Pembina Upacara.

Menurut informasi dari otoritas pelabuhan setempat, empat kapal dimana terdapat ABK/WNI akan bersandar di Dakar sebelum 17 Agustus.

“Jika ada yang bersandar, teman-teman ABK tanpa diminta pun pasti datang ke KBRI untuk melaksanakan upacara”, ujar Dubes Mansyur.

Untuk mengobati rasa kangen para WNI dan ABK, Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Dakar secara khusus akan menyiapkan hidangan khas Indonesia. Acara akan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba. (TK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here