Home Regional Tim Gabungan Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Etiopia

Tim Gabungan Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Etiopia

0
SHARE
Direktur Ditres Narkoba Polda Kepri, Kombes K Yani Sudarto dan Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila Brata menunjukan barang bukti Narkotika jenis Sabu-sabu, Rabu (10/1/2018). | Foto: istimewa

BATAM – Operasi gabungan Bea dan Cukai Batam bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri dan PT Pos Indonesia berhasil membongkar jaringan penyelundupan Daun Katinon atau lebih dikenal dengan sebutan teh arab.

“Pengungkapan jaringan penyelundupan 55 kilogram Daun katinon ini setelah adanya kecurigaan petugas Bea Cukai saat melalukan pemeriksaan paket yang berasal dari Negara Ethiopia tujuan Batam melalui Pos,” kata Direktur Ditres Narkoba Polda Kepri, Kombes K Yani Sudarto di Kantor Bea dan Cukai Tipe B Batam, Rabu (11/1/2018).

Kombes Yani menjelaskan, petugas dengan cepat melakukan pengecekan sesuai dengan alamat penerima dan berhasil mengamankan satu orang tersangka berinisial YF di kawasan Perum Cipta Puri, Sekupang, Batam.

“Dari pengakuan tersangka, pemesan utamanya merupakan Warga Negara Malaysia. Dan setelah mendapat keterangan lebih dalam, ternyata pemesan merupakan pengungsi dari Yaman yang mengantongi izin dari UN,” ujarnya.

Paket itu dikirim melalui beberapa negara, seperti India, Thailand, Malaysia dan Jakarta. Dari Jakarta, paket tersebut sampai ke Kantor Pos Batam Center sesuai alamat yang tertera bahwa pemilik barang tersebut berada di Kota Batam.

“Pengirim diduga kuat jaringan internasional warga negara Yaman, tinggal di Malaysia untuk memonitor setiap pengiriman barang narkotika untuk diselundupkan masuk ke Indonesia,” kata Kombes  Yani.

Kombes Yani mengatakan, pengiriman daun katinon menjadi bisnis yang menggiurkan bagi jaringan narkotika internasional. Dari hasil verifikasi pengiriman barang, penyelundupan sudah 12 kali dilakukan dan berhasil lolos dari pengawasan petugas.

“Daun katinona biasanya dikemas dalam kantong kresek dan dikemas di dalam karton berukuran besar. Biasanya dilaporkan sebagai bahan baku untuk pembuatan kue,” jelasnya.

Kini, tersangka dan barang bukti diserahkan ke Polda Kepri untuk ditindaklanjuti dalam penyelidikan dan penyidikan. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 113 ayat 2 UU Narkoba dengan ancaman maksimal hukuman mati. (TK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here