Home Parlemen Tim Sinkronisasi RUU Pemilu Mulai Bekerja

Tim Sinkronisasi RUU Pemilu Mulai Bekerja

0
SHARE
Yandri Susanto yang memimpin rapat Pansus, Senin (12/6/2017), menyerahkan daftar inventarisasi masalah (DIM) kepada pemerintah yang diwakil pejabat Departemen Dalam Negeri dan Timsin. | Foto: dpr.go.id

JAKARTA – Tim Sinkronisasi (Timsin) Pansus RUU Pemilu sudah mulai bekerja minggu ini. Selain empat pimpinan, Timsin juga berisi satu orang utusan dari masing-masing fraksi. Lima isu krusial dalam RUU ini diharapkan bisa segera diselesaikan.

Yandri Susanto yang memimpin rapat Pansus, Senin (12/6/2017), menyerahkan daftar inventarisasi masalah (DIM) kepada pemerintah yang diwakil pejabat Departemen Dalam Negeri dan Timsin.

“Rapat Timsin dimulai Rabu (14/6/2017), untuk menyelesaikan lima isu krusial,” kata Yandri saat memimpin rapat. Timsin, katanya, akan bekerja maraton selama lima hari berturut-turut.

Lima isu krusial yang selama ini menjadi perbincangan hangat di tengah publik adalah ambang batas parlemen, ambang batas partai mengajukan  calon presiden, kuota suara per daerah pemilihan, sistem pemilu, dan metode konversi suara.

Dengan diserahkannya draf batang tubuh RUU Pemilu ini, masing-masing fraksi di DPR RI dan pemerintah bisa menelaah rumusan DIM. Tujuannya agar tak ada perdebatan yang tajam lagi saat pembahasan.

Dalam rapat yang sangat singkat itu dibacakan pula Timsin dari masing-masing fraksi. F-PDI Perjuangan diwakili Abidin Fikri, F-PG diwakili  Rambe Kamarul Zaman, F-Gerindra oleh Supratman Andi Agtas, dan F-PD  diwakili Didik Mukrianto.

Sementara itu dari F-PAN diwakili Totok Daryanto, F-PKB diwakili Siti Masrifah, F-PKS diwakili Sutriono, F-PPP oleh Amirul Tamim, F-Nasdem oleh Syarif Abdullah, dan F-Hanura oleh Rufinus Hutauruk.

(TK) | Sumber: Dewan Perwakilan Rakyat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here