Home Nasional Utamakan Keselamatan, Menhub: Bus Yang Belum Laik Jalan Tidak Boleh Beroperasi

Utamakan Keselamatan, Menhub: Bus Yang Belum Laik Jalan Tidak Boleh Beroperasi

0
SHARE
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis melanjutkan kunjungannya ke Terminal bus Purabaya Bungurasih, Kamis (15/6) | Foto: dephub.go.id

SURABAYA – Dari Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis melanjutkan kunjungannya ke Terminal bus Purabaya Bungurasih.

Usai meninjau kesiapan Terminal Purabaya Bungurasih, Menhub menyebut sebanyak 24 persen angkutan bus di Terminal Purabaya belum layak. Oleh karena itu Menhub menegaskan bus yang tidak laik jalan tidak boleh beroperasi.

“Dari hasil ramp check (uji kelaikan) bus, 76 persen laik jalan dan 24 persen tidak laik jalan, bus yang belum laik jalan tidak boleh beroperasi,” tegas Menhub.

Menhub menargetkan sebanyak 80 persen bus di Terminal Purabaya laik jalan pada masa angkutan lebaran. Menurutnya itu sudah mencukupi kebutuhan bus pada masa angkutan lebaran. Oleh karena itu untuk mencapai target tersebut Menhub meminta kepada pengelola terminal untuk membuka counter ramp check.

Pada kesempatan yang sama Menhub menghimbau kepada masyarakat pengguna angkutan bus untuk menggunakan bus yang telah lolos uji, demi keselamatan bersama.

“Masyarakat dihimbau untuk naik bus yang lulus uji ramp check angkutan lebaran, demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Komisi V DPR RI Muhidin M. Said mengapresiasi keberhasilan Kementerian Perhubungan dalam melakukan penataan terminal dan kesiapannya dalam menyambut masa angkutan Lebaran 2017. Ia berharap ini dapat dipertahankan sampai arus balik Lebaran.

“Saya mengapresiasi Kementerian Perhubungan dan jajaran karena penataan terminal dan kesiapan sarana dan prasarana sudah cukup bagus. Berharap bisa dipertahankan sampai arus balik,” jelasnya.

Muhidin pada kesempatan yang sama juga meminta agar harga tiket bus selama masa angkutan lebaran dipantau secara kontinyu.

(TK) | Sumber: Kementerian Perhubungan RI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here