Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Jumat, 27 November 2020

 

 

53 Rumah Rusak, 4 Warga Terluka Akibat Hujan Deras Mengguyur Dompu NTB

EP / Regional / Minggu, 22 November 2020, 22:07 WIB

Sebanyak 53 unit rumah warga rusak dan 4 warga dilaporkan luka-luka tertimpa reruntuhan rumah akibat hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi di Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa, Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 13.00 WITA.

NTB - Sebanyak 53 unit rumah warga rusak dan 4 warga dilaporkan luka-luka tertimpa reruntuhan rumah akibat hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi di Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa, Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 13.00 WITA.

“Memang tadi terjadi hujan lebat dan angin kencang sekitar 40 menit lamanya. Warga berhamburan menyelamatkan diri dan sebagian memilih untuk bertahan. Data sementara 53 rumah rusak,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dompu, Jufri.

“Pada saat terjadi hujan lebat dan angin kencang tersebut mengakibatkan atap rumah warga dan sebagian bangunan tembok rusak. Pada saat bersamaan warga yang mengalami kerusakan rumahnya lari menyelamatkan diri dan mengamankan barang barang berharga miliknya,” ujarnya.

Jufri mengatakan sebagian besar rumah warga rusak pada bagian atap. Selain itu ada juga tembok-tembok rumah yang roboh karena tak tahan angin.

4 warga alami luka-luka karena tertimpa reruntuhan. Keempat korban di antaranya mengalami patah tangan, patah kaki dan luka pada bagian kepala.

“Korban luka-luka itu 2 orang perempuan dan dua orang laki-laki. Ada yang patah tulang kaki dan tangan. Yang luka-luka ini (mereka) karena tertimpa kayu atap rumah dan tertimpa tembok rumah,” terangnya.

BPBD turun tangan dengan memberikan sejumlah bantuan kepada warga. Simak di halaman berikutnya

BPBD saat ini telah menyerahkan bantuan berupa terpal dan selimut kepada para korban. Sementara jumlah kerusakan secara keseluruhan masih dalam pendataan.

“Untuk datanya masih belum final, kita masih melakukan pendataan. Sementara kita sudah salurkan bantuan awal,” ujarnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya