Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Sabtu, 19 September 2020

 

 

Balita 3 Tahun Terbang Terbawa Layang-layang, Pengunjung Histeris

EP / Internasional / Selasa, 01 September 2020, 13:10 WIB

Seorang bocah berusia tiga tahun di Taiwan terbawa oleh sebuah layang-layang besar setelah angin kencang menghantam Pelabuhan Nanliao di Kota Hsinchu pada Minggu (30/8).

TAIWAN - Seorang bocah berusia tiga tahun di Taiwan terbawa oleh sebuah layang-layang besar setelah angin kencang menghantam Pelabuhan Nanliao di Kota Hsinchu pada Minggu (30/8).

Menyadur Taiwan News, Senin (31/8/2020), Festival Layang-layang Internasional 2020 di Hsinchu, wilayah timur laut yang terkenal dengan anginnya yang kencang.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu sore ketika layang-layang dengan ekor panjang secara tidak sengaja terbawa hembusan angin kencang.

Seorang bocah berusia tiga tahun bermarga Lin, yang entah bagaimana perutnya tiba-tiba terjerat oleh ekor layang-layang tersebut dan langsung terbang bersama.

Dalam sebuah video yang diposting di media sosial Facebook, bocah tersebut langsung terbang ke langit dengan ketinggian yang cukup lumayan.

Melihat bocah tersebut terbang terbawa oleh buntut layang-layang, pengunjung yang melihat kejadian tersebut berteriak histeris.

Setelah beberapa detik terayun-ayun di udara, bocah tersebut kemudian bisa menginjakkan kaki di tanah setelah layang-layang itu ditarik oleh seseorang di tanah.

Sekelompok orang sudah bersiap untuk menangkap bocah tersebut saat ia mendarat dan gadis kecil itu pun berhasil diselamatkan.

Gadis kecil tersebut dilaporkan hanya mengalami luka ringan di bagian wajah dan lehernya akibat terlilit oleh buntut layangan.

Ditemani ibunya, bocah tersebut segera dikirim ke rumah sakit oleh petugas penyelenggara festival layang-layang tersebut.

Pemerintah kota, yang menyelenggarakan festival, membatalkan seluruh acara tak lama setelah insiden bocah terbang tersebut.

Walikota Lin Chih-chien kemudian membuat permintaan maaf melalui akun Facebooknya atas insiden yang terjadi.

"Tim pemerintah kota menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada korban dan publik," kata Lin.

Lin juga menyatakan bahwa pihak berwenang akan melakukan penyelidikan atas insiden tersebut untuk mencegah kasus serupa terulang kembali di masa mendatang. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya


Selasa, 08 September 2020, 10:53 WIB

Pemerintah Indonesia Bangun SMK di Kota Kinabalu