Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Selasa, 17 September 2019

 

 

Bamsoet: Mari Rekatkan Kembali Persatuan Bangsa

TK / Parlemen / Kamis, 16 Mei 2019, 14:17 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo uka puasa bersama Forum Anak Bangsa, DPP Partai Golkar, FKPPI, MKGR, Kosgoro, Pemuda Pancasila, SOKSI, Mapussy, ICMI, Alumni Jayabaya, Alumni SMA 14 Jakarta, di rumah dinas Ketua DPR RI | foto: istimewa

JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyerukan untuk merekatkan kembali persatuan bangsa di tengah Ramadan kali ini.

Potensi keretakan bangsa selalu mengancam, apalagi saat ini rakyat Indonesia sedang menanti hasil pemilu dari KPU sebagai lembaga yang memiliki kewenangan konstitusional sebagai penyelenggara pemilu.

“Semoga kita semua, selaku organisasi yang menaungi segenap elemen bangsa, dijauhkan dari perilaku dan sikap permusuhan yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Marilah kita saling mendoakan agar persaudaraan dan silaturahmi kita selalu terjaga,” ujar Bamsoet saat menjadi tuan rumah buka puasa bersama Forum Anak Bangsa, DPP Partai Golkar, FKPPI, MKGR, Kosgoro, Pemuda Pancasila, SOKSI, Mapussy, ICMI, Alumni Jayabaya, Alumni SMA 14 Jakarta, di rumah dinas Ketua DPR RI, Jakarta, Rabu (15/05/19).

Hadir juga dalam acara itu Akbar Tanjung, Pontjo Sutowo, Yapto Soerjoesoemarno, dan Eko Soebandrio.

Bamsoet menyarankan agar momen Ramadan kali ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meredakan ketegangan yang timbul akibat pemilu.

Sebagai organisasi kemasyarakatan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, hendaknya turut menciptakan suasana aman dan tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum tentu kebenarannya.

“Marilah kita jaga ibadah Ramadan dengan menjaga hati dan pikiran agar tetap positif dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu negatif. Karena sesungguhnya puasa ini tidak hanya menahan diri dari lapar dan dahaga, tetapi juga dari hawa nafsu amarah dan dengki,” nasihat Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini berharap, di bulan Ramadan energi positif bisa tercurah dari jiwa yang telah dibersihkan melalu ibadah puasa, tilawah, tarawih dan ibadah-ibadah sunah lainnya. Di bulan ini juga disuburkan sedekah dan ditutup dengan membayar zakat fitrah.

“Dengan demikian tidak hanya hablum minallah yang kita suburkan, akan tetapi juga habblum minannas. Melalui hablum minannas yang terjaga akan tercipta persatuan umat dan kedamaian sosial. Semoga hikmah puasa ini dapat mendamaikan pihak-pihak yang berselisih dan menyatukan kembali hubungan yang renggang,” pungkas Bamsoet. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya

Selasa, 17 September 2019, 10:24 WIB

Paripurna DPR Setujui Perubahan Ketiga Atas UU MD3