Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Minggu, 25 September 2022

 

 

Bawaslu: Waspada Pencatutan Nama di Parpol, Silakan Cek Rutin Sipol

TK / Nasional / Kamis, 22 September 2022, 12:21 WIB

Koordinator Divisi Organisasi dan SDM Bawaslu Kota Bandung, Fereddy

BANDUNGMenjelang perhelatan politik akbar 2024 mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandung mulai melakukan persiapan.

Koordinator Divisi Organisasi dan SDM Bawaslu Kota Bandung, Fereddy menyampaikan, telah memulai proses pengawasan sebelum tahapan pertama, yakni dari 14 Juni.

"Kalau sekarang kita sedang fokus pendaftaran partai politik (parpol), verifikasi yang akan dilanjutkan dengan verifikasi aktual," ucap Fereddy, Rabu, (21/9/2022).

Menurut Fereddy, Bawaslu tengah merekrut panitia pengawas pemilu (panwaslu) di tiap kecamatan. Targetnya setiap anggota panwaslu di tiap kecamatan menjangkau tiga orang. 

"Kalau di Kota Bandung itu ada 30 kecamatan, berarti ada 90 pengawas di seluruh Kota Bandung," ujarnya.

Sedangkan untuk proses seleksinya akan peserta yang lolos adminstrasi, CAT, dan lainnya.

"Kita juga membuka ruang pada masyarakat untuk mengumumkan calon-calon yang dipilih. Silakan masyarakat untuk menilai calon-calon yang dipilih. Jadi ada aduan masyarakat," tulisnya.

Jika pelanggaran, warga bisa diberitahukan ke Bawaslu melalui email dan whatsapp.

"Bisa jadi jika ada aduan dari masyarakat terkait calon ini dan terbukti, kemungkinan mereka tidak akan terpilih atau digugurkan," jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan maraknya pencatutan nama oleh parpol belakangan ini, Fereddy mengakui, hal tersebut juga terjadi di Kota Bandung. Terdapat empat kasus sepanjang ini.

"Sudah kami tindaklanjuti pengaduan dari masyarakat. Kita baca ke KPU untuk segera dihapus di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) di tingkat pusat," ucapnya.

Fereddy memprediksi, angka kasus ini akan terus naik. Semua aduan datang dari warga umum. Nama mereka terdaftar dalam partai tertentu, padahal tidak pernah mendaftar menjadi anggota partai.

"Apalagi sekarang sudah mau ada pembukaan PPPK (P3K), sehingga bagi yang ingin ikut seleksi berarti tidak boleh terlibat partai," tuturnya.

Selain merekomendasikan ke KPU, Bawaslu Kota Bandung juga melaporkan secara berjenjang ke Bawaslu Provinsi.

"Nanti proses pencatutan nama itu akan dilakukan di tingkat KPU pusat atau DPP Partai yang bersangkutan," tuturnya.

Upaya untuk menekan kasus ini, Bawaslu telah mengimbau lewat medsos dan berbagai media yang bisa dijangkau.

Pihaknya juga telah mengirimkan surat ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, polisi, dan TNI untuk meminta agar seluruh anggotanya mengecek NIK masing-masing agar jangan sampai namanya tercatut.

"Cek kembali nama kita apakah tercantum dalam partai politik atau tidak," tuturnya.

Komentar

 

Berita Lainnya



Sabtu, 24 September 2022, 20:03 WIB

Istana: Presiden Vladimir Putin Janji Hadir di KTT G20