Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Kamis, 09 Desember 2021

 

 

Berikut Gejala Umum yang Menandakan Anda Perlu Tes Covid-19

TK / Gaya Hidup / Minggu, 25 Juli 2021, 13:28 WIB

Foto: istimewa

JAKARTA - Banyak orang yang masih ragu untuk melakukan tes apakah mereka terinfeksi Covid-19.

Pasalnya, gejala yang muncul cenderung sama dengan penyakit umum lainnya, seperti misal batuk dan pilek.

Namun, saat ini ada sejumlah gejala yang menandakan Anda perlu segera melakukan tes Covid-19.

Bahkan, saran tersebut juga berlaku bagi orang-orang yang telah divaksinasi, karena mereka dapat mengalami gejala yang berbeda juga.

Ilmuwan utama pengembang aplikasi ZOE Covid Study (Prof. Tim Spector OBE) mengatakan data terkini menunjukkan kasus Covid-19 baru terus meningkat. Itu terjadi karena Inggris mencabut sebagian besar pembatasan.

“Meskipun Covid-19 tidak terlalu parah pada populasi muda dan divaksinasi, wabah ini pasti tidak akan hilang dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Menurutnya, cara terbaik untuk menghentikan penyebaran Covid-19 adalah dengan memvaksinasi orang sebanyak mungkin.

Orang juga perlu membiasakan diri dengan lebih dari 20 kemungkinan gejala Covid-19.

“Jalani tes Covid-19 ketika Anda merasa tidak enak badan,” ujarnya.

Penasaran dengan apa saja gejala tersebut? Simak 21 gejala umum yang menandakan Anda harus segera menjalani tes Covid-19.

  1. Suhu tinggi (demam)
  2. Menggigil
  3. Batuk terus menerus
  4. Kehilangan kemampuan indera penciuman
  5. Kehilangan kemampuan indera pengecap
  6. Sakit kepala
  7. Kelelahan yang tidak biasa
  8. Sakit tenggorokan
  9. Merasa Kebingungan tiba-tiba
  10. Ruam kulit
  11. Perubahan pada mulut atau lidah
  12. Sesak napas
  13. Nyeri dada
  14. Nyeri otot
  15. Suara serak
  16. Diare
  17. Kurang nafsu makan
  18. Sakit perut
  19. Pilek
  20. Bersin
  21. Covid toes alias jari kaki Covid

Komentar

 

Berita Lainnya



Kamis, 04 November 2021, 11:02 WIB

5 Langkah Sebelum Memutuskan WFO



Kamis, 21 Oktober 2021, 12:10 WIB

3 Alasan Vaksin Booster Menurut WHO