Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 20 November 2019

 

 

Buka Sidang Perdana Sengketa Pilpres, Ketua MK: Kami Tidak Bisa Diintervensi Siapapun

TK / Hukum / Jumat, 14 Juni 2019, 10:15 WIB

Ketua MK Anwar Usman saat membuka sidang di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, Jumat (14/6/2019). | foto: ist

JAKARTA - Sidang perdana perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 yang diajukan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi resmi dibuka oleh Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman. 

Anwar Usman menegaskan, MK tidak tunduk kepada siapapun dalam menyelenggarakan sidang ini.

"Sidang ini disaksikan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk itu kami seperti yang pernah kami sampaikan pada kesempatan sebelumnya bahwa kami tidak tunduk kepada siapapun, dan tidak takut kepada siapapun dan kami tidak akan bisa diintervensi oleh siapapun," ungkap Ketua MK Anwar Usman saat membuka sidang di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, Jumat (14/6/2019).

Usman memastikan hanya tunduk pada konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan konstitusi dan sumpahnya.

Ia mengakui 9 hakim konstitusi berasal dari 3 lembaga, yakni presiden, Mahkamah Agung, dan DPR.

"Tapi kami sejak mengucapkan sumpah, maka kami merdeka tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun dan hanya takut kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa," tegasnya.

Saat ini, tim kuasa hukum Prabowo-Sandi tengah membacakan pokok permohonannya dalam gugatan PHPU Pilpres 2019. Sidang berjalan kondusif. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya




Selasa, 15 Oktober 2019, 13:48 WIB

OTT Bupati Indramayu, KPK Segel Ruangan Kadis PUPR