Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Selasa, 17 September 2019

 

 

Bupati Bengkalis Dicegah KPK ke Luar Negeri

TK / Hukum / Kamis, 16 Mei 2019, 14:25 WIB

Bupati Bengkalis Amril Mukminin | foto: istimewa

JAKARTA - KPK mengirimkan surat permintaan pencegahan ke luar negeri ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi terhadap 3 orang, salah satunya adalah Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Langkah itu diambil KPK berkaitan dengan pengembangan perkara dugaan korupsi proyek jalan di Bengkalis.

"Dalam rentang Maret-Mei 2019 ini KPK telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi untuk melarang 3 orang bepergian ke luar negeri, baik dari pihak kepala daerah atau pun swasta," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).

Sebelumnya, KPK menggeledah Kantor bupati pada Rabu, 15 Mei kemarin. KPK juga melakukan penggeledahan di pendopo bupati serta kantor Dinas PU Bengkalis. Sejumlah dokumen diamankan KPK dari penggeledahan itu.

Sedangkan pada hari ini KPK juga menggeledah rumah seorang kontraktor di Bengkalis. Namun Febri belum menyampaikan detail penggeledahan hari ini.

Upaya penggeledahan biasa dilakukan KPK dalam tahap penyidikan, tetapi KPK belum menyampaikan secara resmi siapa tersangka baru dalam pengembangan perkara ini.

Febri mengatakan informasi lengkap itu baru akan disampaikan dalam konferensi pers sore ini.

"Informasi lebih lengkap tentang penyidikan baru ini akan disampaikan sore ini melalui konferensi pers di KPK. Konferensi pers ini dapat disimak juga secara live melalui Periscope Twitter @KPK_RI, IG Stories @official.kpk dan Facebook KomisiPemberantasanKorupsi," sebut Febri.

Kasus yang tengah dikembangkan itu sebelumnya sudah menjerat 2 tersangka yaitu mantan Kadis PU Bengkalis M Nasir dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar.

Kedua orang itu diduga memperkaya diri sendiri dari proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Kecamatan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, Riau, tahun anggaran 2013-2015.

KPK menyatakan ada indikasi kerugian keuangan negara hingga Rp 100 miliar akibat perbuatan keduanya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya


Selasa, 03 September 2019, 13:00 WIB

Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka Rusuh Deiyai Papua



Selasa, 03 September 2019, 11:21 WIB

KPK Amankan 4 Orang dalam OTT Bupati Muara Enim



Senin, 02 September 2019, 10:41 WIB

Elza Syarief Bakal Laporkan Nikita Mirzani ke Polisi