Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Selasa, 16 Juli 2019

 

 

Disebut BW Overconfidence, Ketua KPU: Saya Cukup Optimistis

TK / Nasional / Selasa, 18 Juni 2019, 15:09 WIB

Ketua KPU Arief Budiman (batik cokelat) | foto: ist

JAKARTA - Tim hukum Prabowo-Sandiaga Uno mengatakan KPU overconfidence dalam menjawab gugatan Pilpres Pemilu 2019.

KPU menyebut tidak ada overconfidence dan menyerahkan hasil keputusan pada Mahkamah Konstitusi (MK).

"Engga, nggak ada soal confidence atau overconfidence di sini. Kami sepenuhnya menyerahkan kepada mahkamah untuk menilai dan kemudian memutus seadil-adilnya," kata Ketua KPU Arief Budiman di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019).

KPU dianggap overconfidence karena hanya membaca 30 halaman dari 300 halaman yang diajukan. KPU mengatakan, hal tersebut masuk dalam strategi KPU dalam menyampaikan jawaban.

"Kalau itu dibacakan semua, bisa lebih dari 3 jam. Makannya kami mengatur strategi, di bagian depan itu kita sampaikan ringkasannya pokok-pokok penjelasnya. Tetapi pada bagian eksepsi dan seterusnya, itu kami nyatakan itu dianggap dibacakan," ujar Arief.

Arief menyebut, pihanya telah memberikan jawaban lengkap secara tertulis. Menurutnya, jawaban yang tidak disampaikan dianggap telah dibacakan

"Jadi sudah tertulis lengkap sudah didetailkan jawabannya, tidak didetailkan bukan berarti tidak disampaikan. Tapi kami nyatakan bahwa itu dianggap telah dibacakan, kemudian kami sampaikan petitum kami sebagai pemohon," jelasnya.

Arief mengaku optimistis KPU bisa mematahkan tuduhan kecurangan yang disampaikan Tim Hukum Prabowo berdasarkan keterangan jawaban yang telah dibacakan dalam persidangan, hari ini.

Diketahui, di sidang sebelumnya, Tim Hukum Prabowo menuding adanya kecurangan Pemilu secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

“Saya cukup optimis jawaban yang disampaikan oleh KPU oleh pihak termohon cukup mampu menjawab semua dalil yang diajukan oleh pemohon kemarin. Jadi jawaban kami cukup untuk bisa menjelaskan dan menjawab,” ujarnya.

Sebelumnya, pernyataan overconfidence disampaikan oleh Ketua tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (BW). Hal ini disebutkan usai BW mendengarkan Jawaban KPU.

"KPU pede banget, bisa overconfidence," ujar ketua tim hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW), di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Selasa (18/6/2019).

BW mengatakan KPU terlalu percaya diri karena hanya membacakan 30 halaman dari total 300 halaman yang diberikan. Menurutnya, hal ini merupakan kesalahan utama KPU dalam persidangan. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya