Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 21 Agustus 2019

 

 

Ditemui Ortu Paskibraka Tangsel yang Tewas, Walkot Airin Minta Maaf

TK / Nasional / Selasa, 13 Agustus 2019, 14:41 WIB

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie | foto: ist

TANGERANG - Orang tua (ortu) Aurellia Quratu Aini, calon Paskibraka Tangerang Selatan yang meninggal mendatangi kantor Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany.

Dalam pertemuan tersebut, Airin disebut menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua Aurel.

"Dalam pertemuan tadi Bu Wali Kota langsung menyampaikan permohonan maaf kepada kedua orang tua (Aurel)," kata Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie seusai pertemuan di kantornya, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (13/8/2019).

Benyamin Davnie mengatakan Airin juga meminta dilakukan perbaikan. Airin juga meminta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) dipantau.

"Beliau juga menyampaikan pesan juga kapada para Paskibra untuk dilakukan perbaikan, dan meminta kepada saya untuk, katakanlah, ya bukan memimpin perubahan di PPI gitu, tapi ya memantau memonitor perubahan-perubahan di Dispora ke depan," ujarnya.

Pertemuan tersebut tak hanya dihadiri oleh Airin dan kedua orang tua Aurel, Faried Abdurrachman dan Sri Wahyuniarti. Namun juga ada perwakilan PPI dan Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan.

Pantauan di lokasi, pada pukul 12.20 WIB, peserta rapat satu per satu meninggalkan kantor Wali Kota Tangerang Selatan. Benyamin sendiri tak mau menjelaskan detail isi pertemuan itu.

"Kesimpulannya nanti saja dilakukan konpers hasil penyelidikan dari Polres Tangerang Selatan," ucap Benyamin.

Benyamin membantah pertemuan hari ini merupakan langkah untuk menanggapi penyataan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

"Nggak (menanggapi KPAI)," sambungnya.

KPAI memberikan pernyataan sikap terkait meninggalnya Aurel. KPAI menyebut bahwa Airin bertanggung jawab atas peristiwa tragis tersebut.

"Menurut Permenpora Nomor 65 Tahun 2015 tentang pelaksanaan penyelenggaraan kegiatan pasukan pengibar Bendera Pusaka, maka pihak yang bertanggungjawab atas kematian AQA adalah Pemerintah Tangerang Selatan dalam hal ini Wali Kota Tangerang Selatan," ujar Ketua KPAI Susanto di kantornya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (12/8).

Aurel diketahui meninggal pada Kamis (1/8) lalu. Sebelum meninggal, ia sempat curhat soal pelatihan pada saat pembekalan anggota Paskibara kepada ibunda, Sri Wahyuniarti. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya