Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 27 Januari 2021

 

 

DPR Minta Provider Swasta Atasi Blindspot Sinyal Komunikasi

TK / Parlemen / Selasa, 12 Mei 2020, 17:16 WIB

Anggota Komisi VI DPR RI Bambang Pattidjaya | foto: ist

JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Bambang Pattidjaya menaruh harapan besar kepada PT. Indosat dan PT. XL Axiata untuk dapat segera mengatasi permasalahan blindspot di beberapa daerah Indonesia.

Sebab dalam kondisi pandemi ini menurutnya masyarakat sangat membutuhkan jaringan komunikasi yang cepat untuk melakukan hubungan jarak jauh.

Hal tersebut ia nyatakan dalam rapat antara Komisi VI DPR RI dengan Presdir PT. XL Axiata dan Direktur PT. Indosat yang diselenggarakan secara virtual pada Senin (11/5/2020).

Bambang menuturkan bahwa masyarakat menaruh harapan kepada DPR RI agar dapat melakukan komunikasi dan memberi rekomendasi pada pihak provider komunikasi swasta.

“Masyarakat menaruh harapan kepada kami untuk dapat menyelesaikan permasalahan blindspot. Apakah bisa dibantu dan sebagainya. Oleh karena itu kami menyampaikan satu harapan kepada jajaran manajemen XL maupun Indosat, mohonlah jika kemudian ada surat rekomendasi dari Anggota DPR RI yang ditujukan kepada manajemen ini untuk daerah blindspot, mohon dapat ditanggapi,” ujarnya.

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa apabila hal ini dapat ditindaklanjuti dengan cepat, maka akan menguntungkan bagi seluruh pihak.

“Bagi kami penting karena ini berkaitan dengan masalah kinerja, dan sebaliknya bagi Indosat ataupun XL itu sangat baik untuk meng-cover wilayah yang lebih luas,” terangnya.

Sementara itu Anggota Komisi VI lainnya Anton Sukartono menyampaikan bahwa hingga detik ini banyak daerah di Kabupaten Bogor yang tidak terjangkau sinyal dari provider-provider tersebut.

Ia berharap agar perusahaan jasa telekomunikasi ini selain aktif mengeluarkan produk yang bagus kepada masyarakat juga segera menyelesaikan permasalahan blindspot tersebut agar terjadi sinkronisasi di lapangan.

“Jadi percuma saja ngasih edukasi, kayak XL ngasih 60 giga gratis untuk edukasi, tapi sinyalnya tidak ada. Ada contoh seorang mahasiswa sampai naik ke atap masjid kemudian jatuh dan meninggal karena hanya untuk mendapatkan sinyal yang baik. Jadi saya berharap XL dan Indosat dapat segera melakukan tracing daerah mana saja, lalu diselesaikanlah persoalan itu,” pinta Anton. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya


Selasa, 26 Januari 2021, 12:42 WIB

Sukamta Minta Pemerintah Serius Tangani KKB di Papua




Sabtu, 23 Januari 2021, 14:18 WIB

Vaksin Merah Putih Diproduksi 2022