Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 05 Agustus 2020

 

 

Editor Metro TV Diduga Dibunuh, Polisi: Barang Korban Tak Ada yang Hilang

TK / Nasional / Sabtu, 11 Juli 2020, 13:07 WIB

Editor MetroTV, Yodi Prabowo, ditemukan tewas di pinggir Tol JORR di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Saat ini jenazah Yodi telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menduga editor Metro TV Yodi Prabowo meninggal karena dibunuh.

Dugaan itu didukung atas dasar penemuan pisau di TKP hingga barang-barang korban tidak ada yang hilang.

"Setelah dilakukan olah TKP awal, ternyata barang-barang milik korban tidak ada yang hilang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Sabtu (11/7/2020).

Selain itu, Yusri menyebutkan, saat olah TKP, sebilah pisau dapur ditemukan di dekat jaket korban. Pisau tersebut diduga berkaitan dengan luka tusukan di leher dan dada korban.

"Bahkan ada pisau dapur di (dekat) jaket korban di sekitar TKP, kemudian ada bekas luka tusukan di leher dan dada," ujarnya.

Meski ditemukan fakta itu, polisi belum bisa menyimpulkan terkait kejadian ini. Namun dia memastikan peristiwa yang menimpa korban bukan perampokan.

"Ya itu nanti lah yang menyimpulkan tim penyidik, kalau (ada barang) hilang berarti perampokan, itu (pembunuhan) dugaan awalnya aja," ujar Yusri.

Siang nanti, rencananya polisi akan melakukan olah TKP lanjutan terkait insiden yang menewaskan editor MetroTV Yodi Prabowo.

Seperti diketahui, dugaan pembunuhan ini juga sempat disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto. Dugaan itu didasarkan lantaran tak jauh dari lokasi penemuan jasad korban, polisi menemukan sebilah pisau.

Polisi menduga pisau tersebut digunakan pelaku untuk membunuh korban. Hasil pemeriksaan, korban mengalami luka tusuk di bagian dada.

"Yang kami lihat dari foto-foto di lapangan bagian dada atas sebelah kiri. Diduga itu ada hubungannya dengan satu bilah pisau," ujarnya.

"Dugaan awal seperti itu (pembunuhan) ya. Namun kami selaku penyidik mau memastikan dulu apakah ini benar pembunuhan. Nanti akan kita cross check dan akan kita konfirmasi kemudian kita sinkronkan dengan barang bukti yang ditemukan di lapangan," tandasnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya