Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Minggu, 08 Desember 2019

 

 

Fahira Idris Minta Atensi Kapolda soal Kasus Unggahan Ade Armando

TK / Hukum / Senin, 04 November 2019, 14:22 WIB

Anggota DPD Fahira Idris meminta Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy memberikan perhatian khusus kepada kasus Ade Armando. | foto: ist

JAKARTA - Anggota DPD Fahira Idris meminta Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy memberikan perhatian khusus kepada kasus Ade Armando.

Ade dilaporkan ke Polda Metro terkait unggahan foto di akun media sosial yang menggambarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seperti tokoh fiksi Joker.

"Pertama, saya mau sampaikan ke beliau (ke Kapolda Metro Irjen Gatot Eddy) artinya ada kasus ini saya minta atensi beliau juga lah," kata Fahira kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Fahira mengatakan dirinya seharusnya bertemu dengan Kapolda Metro hari ini. Namun pertemuan itu batal karena Irjen Gatot memiliki agenda yang sangat padat hari ini.

Ia menyebut dirinya sudah mengatur ulang pertemuannya dengan Irjen Gatot untuk membahas kasus yang dia laporkan itu. Pertemuan itu disebutnya akan berlangsung pada Rabu 6 November 2019 mendatang.

"Saya baru minta waktu beliau karena beliau hari ini sudah terjadwal sampai jam 01.00 WIB malam jadi Insyaallah hari Rabu," ungkap Fahira.

Selain itu, Fahira mengatakan Ade Armando sudah terjerat dalam kasus lain dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun hingga kini kasus Ade Armando itu disebutnya tidak berjalan. Untuk itu dia meminta Kapolda Metro memberikan atensi khusus dalam kasus yang dia buat itu.

"Secatatan saya AA (Ade Armando) ini sudah lama jadi tersangka, sudah hampir 2 tahun, sudah di SP-3, di praperadilan masih status tersangka dan minta atensi (Kapolda Metro) beliau lah dalam kasus ini," kata Fahira.

Diketahui, Fahira Idris melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya karena mem-posting meme berupa foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan riasan wajah tokoh fiksi Joker ke Facebook.

Fahira merasa tersinggung karena foto Gubernur DKI Jakarta diedit dengan riasan Joker dan disebarkan di media sosial. Ada pula narasi-narasi yang mengandung ujaran kebencian dalam posting-an Ade Armando itu.

Ade Armando sendiri tidak menanggap santai laporan Fahira itu. Menurutnya Anies harus diberikan kritik.

"Anies Baswedan memang harus dikecam secara terbuka akibat anggaran Aibon dan bolpen yang tidak masuk di akal. Itu merupakan penghamburan yang rakyat yang luar biasa. Menurut saya, apa yang dilakukannya jahat," ucap Ade kepada wartawan, Jumat (1/11/2019). (*)

Komentar

 

Berita Lainnya

Jumat, 06 Desember 2019, 13:47 WIB

Hina Wapres Ma\'ruf Amin, Habib Jafar Shodiq Ditahan