Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 26 Oktober 2020

 

 

Gelar Sendratari Ramayana Virtual, KJRI Mumbai Sukses Promosi Budaya Indonesia di Tengah Pandemi

TK / Sosbud / Rabu, 09 September 2020, 16:24 WIB

KJRI Mumbai menggagas pertunjukan virtual Sendratari Ramayanan, langsung dari Candi Prambanan, Yogyakarta, Sabtu (5/9/2020). | Foto: Kemlu

INDIA - KJRI Mumbai menggagas pertunjukan virtual Sendratari Ramayanan, langsung dari Candi Prambanan, Yogyakarta, Sabtu (5/9/2020).

Pertunjukan ini merupakan salah satu upaya promosi seni budaya Indonesia ke masyarakat India di masa pandemi Covid-19 dan dalam rangka memperingati HUT RI ke-75.

​Pertunjukan ini berlangsung selama 2 jam penuh dan berisi seni tari, drama, dan musik tradisional dalam satu panggung dengan cerita Ramayana yang berlatar belakang Candi Prambanan.

Ini merupakan pertunjukan yang pertama kali digelar selama pandemi COVID-19 dengan standar protokol kesehatan ketat.

Lewat pertunjukan ini, Konsul Jenderal RI Mumbai Agus Prihatin Saptono sampaikan bahwa Indonesia-India memiliki kesamaan aspek budaya.

"Pertunjukan Ramayana sangat populer di kedua negara. Melalui pertunjukan ini, kami berharap masyarakat India dapat semakin mengenal Ramayana versi Indonesia dan berkunjung ke Yogyakarta," tutur Agus Prihatin.

Senada dengan Konjen Agus, Dubes RI untuk India Sidharto Reza Suryodipuro berharap agar melalui pertunjukan ini hubungan antara Indonesia-India dapat semakin erat.

"Kesamaan budaya antara Indonesia-India merupakan fondasi yang kokoh untuk hubungan yang lebih baik ke depannya," tegas Sidharto.

Sebanyak 1.165 orang yang terdiri dari kalangan Diplomatik, pejabat pemerintah di India, para pelaku usaha, budayawan, media, dan mahasiswa baik dari Indonesia dan India telah mendaftar sebelum acara. Kegiatan disaksikan secara live oleh sekitar 4600 orang melalui YouTube dan Zoom.

Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama KJRI Mumbai dan PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko. Kegiatan ini juga didukung KBRI New Delhi dan Kementerian Luar Negeri. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya