Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Selasa, 16 Juli 2019

 

 

Gugatan Praperadilan Sofyan Basir Resmi Dicabut

TK / Hukum / Senin, 17 Juni 2019, 13:37 WIB

Dirut PLN nonaktif Sofyan Basir | foto: istimewa

JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) kembali menggelar sidang lanjutan praperadilan yang diajukan tersangka kasus PLTU Riau-1, Sofyan Basir.

Hakim praperadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan permohonan pencabutan praperadilan yang diajukan Direktur Utama PT PLN (Persero) nonaktif Sofyan Basir. Praperadilan itu sebelumnya menggugat KPK atas status tersangka kasus suap terkait proyek PLTU Riau-1.

"Menyatakan permohonan praperadilan yang terdaftar di kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan nomor perkara 48/Pid.Pra/2019/PN.JKT.SEL dinyatakan dicabut," kata hakim praperadilan Agus Widodo, di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019).

Pengacara Sofyan, Soesilo Ariwibowo mengatakan sudah mengirimkan surat pencabutan permohonan praperadilan pada 22 Mei. Alasannya karena ingin fokus pada sidang pokok perkara.

"Jadi pada (surat) tanggal 22 Mei kami sudah mengajukan permohonan pencabutan. Dengan pertimbangan untuk fokus ke pokok perkara dan saya sudah menerima berkas pelimpahan ke PN Jakpus. Maka kami tetap mengajukan mencabut permohonan," kata Soesilo.

Soesilo mengatakan kliennya sudah siap menghadapi sidang pokok perkara di Pengadilan Tipikor. Ia mengaku tidak ada persiapan khusus menghadapi sidang pokok perkara.

Sebelumnya Sofyan mengajukan praperadilan menggugat KPK atas status tersangka kasus suap terkait proyek PLTU Riau-1. Dalam permohonannya, Sofyan meminta KPK tidak melakukan pemeriksaan, penahanan, penggeledahan, dan penyitaan, serta tidak melimpahkan berkas perkara dari penyidikan ke penuntutan sebelum adanya putusan pengadilan dalam perkara permohonan praperadilan. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya