Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Kamis, 20 Juni 2019

 

 

Guru SMP Jadi Tersangka Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos

TK / Nasional / Jumat, 11 Januari 2019, 16:36 WIB

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di kantornya, Jumat (11/1/2019). | foto: istimewa

JAKARTA - Polisi telah menangkap salah satu penyebar kabar bohong atau hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pelaku berinisial MIK, 38 tahun yang menyebarkan hoaks surat suara lewat Twitter.

"Pelaku ditangkap di rumahnya di Cilegon, Banten, pada 6 Januari 2019 lalu,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di kantornya, Jumat (11/1/2019).

MIK berprofesi sebagai seorang guru di salah satu sekolah menengah pertama di daerah Cilegon, Banten. Ia ditangkap oleh tim Sub Direktorat 4 Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya di sana.

Menurut Argo, MIK mencuit info hoaks tersebut lewat akun Twitter miliknya @chiecilihie80 pada 2 Januari 2019. Isinya adalah “@dahnilanzar harap ditindaklanjuti, informasi berikut: DI TANJUNG PRIOK ADA 7 KONTAINER BERISI 80JT SURAT SUARA YANG SUDAH DI COBLOS. HAYO PADI MERAPAT PASTI DARI TIONGKOK TUH.

Dalam cuitan tersebut, MIK juga menyertai tangkapan layar berisi percakapan tentang informasi tujuh kontainer surat suara tersebut.

Argo mengatakan tersangka akan dikenakan Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45a Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang informasi elektronik dengan pidana paling lama 6 tahun dan denda Rp 1 miliar.

Ia juga terancam Pasal 14 dan 15 UU RI Nomor 1 Tahun 2006 tentang penyebaran berita bohong dengan pidana penjara paling singkat 2 tahun dan paling lama 10 tahun.

Isu mengenai adanya 7 kontainer surat suara yang sudah tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok menyebar lewat media sosial. Informasi bohong tersebut menyebar lewat pesan suara, gambar maupun teks tertulis. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya