Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Selasa, 04 Agustus 2020

 

 

Hakordia 2019, Wapres Ma\'ruf: Korupsi Musuh Bersama dan Harus Dilawan Bersama

TK / Nasional / Senin, 09 Desember 2019, 11:44 WIB

Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat menyampaikan arahan di perinagatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2019. | Foto: ist

JAKARTA - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menegaskan korupsi adalah kejahatan yang sistematis dan dapat merusakan sendi-sendi pembangunan. Korupsi merupakan musuh bersama dan harus dilawan bersama.

Hal ini disampaikan Wapres Ma’ruf Amin saat menyampaikan arahan di perinagatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2019.  

"Korupsi suatu kejahatan yang bersifat sistemik dan menjadi masalah serius dalam pembangunan. Arahan Presiden mari kita ciptakan sistem yang membuat tidak ada celah bagi korupsi," kata Wapres. 

Hakordia 2019 dihadiri Menteri Agama Fachrul Razi bersama para Menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan lembaga tinggi negara, kepala daerah dan sejumlah duta besar. Pantauan Humas, Menag Fachrul Razi tiba di Gedung KPK mengendarai mobil dinas RI 24 sekitar pukul 08.50 WIB.

Hakordia 2019 mengusung tema Bersama Melawan Korupsi Menuju Indonesia Maju ini berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta, Senin (09/12)

Wapres Ma'ruf Amin mengawali arahannya dengan menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2019 sebagai momentum untuk upaya penyadaran publik atas bahaya korupsi. 

“Korupsi musuh bersama dan harus dilawan bersama oleh seluruh entitas yang ada hal itu sejalan dengan tema Har Anti Korupsi Sedunia "Bersama Melawan Korupsi Menuju Indonesia Maju,” kata Wapres .

Menurut Wapres pemerintah secara konsisten akan terus melakukan perbaikan regulasi dan pengawasan efektif dengan melibatkan partisipasi publik demi pencapaian tiga strategi nasional yaitu perizinan dan tata niaga, reformasi birokrasi dan penegakan hukum. Pemerintah memberikan apresiasi kepada KPK atas penyelamatan uang negara sebesar 63 triliun. Korupsi ada kejahatan serius. 

"Pemerintah berharap KPK dapat mengintensifkan kerjsama sama dengan lembaga anti korupsi internasional," tandasnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya