Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Sabtu, 19 Oktober 2019

 

 

Ini Alasan Risma Kosongkan Wisma Persebaya

EP / Regional / Kamis, 16 Mei 2019, 20:41 WIB

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini | foto: istimewa

SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan pernyataan tentang pengosongan Wisma Persebaya. Ia mengatakan penyelamatan aset menjadi salah satu kewajiban setiap pemerintah kota/kabupaten.

"Pengamanan aset sudah menjadi salah satu kewajiban pemerintah kota. Makanya kita ingin menyelamatkan aset pemkot itu. Saya juga tidak kepingin teman-teman Persebaya tidak punya tempat untuk itu, tapi saya juga mau adil," kata Risma di Balai Kota Surabaya, Kamis (16/5/2019).

Penyelamatan aset ini juga lantaran setiap tahun, Pemkot Surabaya melakukan pelaporan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penggunaan aset.

Laporan itu menyangkut banyak aset milik Pemkot Surabaya, tak hanya Wisma Persebaya saja namun juga lahan TVRI dan Universitas Merdeka (UNMER) Surabaya.

Risma menambahkan dalam tiga tahun terakhir, izin penggunaan Wisma Persebaya memang sudah berakhir. Namun, hingga Selasa (14/05) wisma tersebut masih digunakan oleh Persebaya.

Untuk itu, kemarin Pemkot Surabaya bersama kejaksaan dan kepolisian melakukan penyelamatan aset ini.

"Artinya bukan hanya dengan Persebaya, ada pasar-pasar juga dan BPK turun sendiri itu, nanti kita bicarakan soal bagaimana kegunaan berikutnya," ujarnya.

Meski sudah tak memiliki mess, Risma mengaku ingin Persebaya bisa maju. Sementara langkah yang dilakukannya ini untuk menaati aturan yang ada.

"Saya kepingin Persebaya juga maju, tapi kan saya juga harus sesuai aturan, tapi kan kalau tidak sesuai aturan saya yang kena," ucap Risma.

Selain Wisma Persebaya, Risma menyebut pihaknya juga berupaya mengamankan aset-aset lain yang saat ini masih digunakan pihak luar. Misalnya lahan TVRI dan Universitas Merdeka (Unmer) Surabaya.

"Ini nanti yang kolam renang bagian dari Unmer. Dulu pernah digunakan Unmer, terus kita ambil sebagian untuk kolam renang itu," ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Risma menegaskan pengosongan Wisma Persebaya ini bukan keinginan Pemkot Surabaya.

Namun kewajiban Pemkot, karena harus mengumpulkan laporan keuangan aset kepada BPK.

"Tapi yang paling penting adalah itu bukan (keinginan) kami. Ngapain aku bangun lapangan olahraga begitu banyak. Bahkan ini saya minta ada U-9, U-13, dan U-15 untuk olahraga badminton supaya kembali," pungkas Risma. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya


Selasa, 15 Oktober 2019, 13:17 WIB

Pembunuh Wanita Bugil di Karawang Ditangkap