Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 22 Juli 2019

 

 

Ini Kata Polisi soal Pesan Pembacokan untuk Rekrut Geng Motor Jakarta

TK / Nasional / Rabu, 15 Mei 2019, 18:18 WIB

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono | Foto: istimewa

JAKARTA - Sejumlah video tawuran hingga aksi begal beredar viral di media sosial. Selain itu, beredar juga pesan berantai terkait adanya perekrutan gangster yang mencari sasaran secara acak untuk dibacok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan sebagian isi pesan itu dan mengakui adanya perekrutan anggota gangster dengan cara membacok korban secara acak itu. Kasus itu pernah diungkap polisi tahun lalu.

"Itu kasus lama ya, tahun lalu berkaitan gangster-gangster itu yang sudah kita lakukan penangkapan. Itu ada kultur sendiri bahwa dalam suatu kelompok kalau dia lukai orang itu dia akan diangkat jadi pimpinannya," kata Kombes Argo kepada wartawan, Rabu (15/5/2019).

Inilah yang kemudian menjadi bibit tawuran. Tawuran dilakukan untuk menunjukkan eksistensi kelompok geng.

"Tawuran antarpelajar juga sering terjadi nanti kalau dia udah bisa lukai orang dia dianggap udah paling hebat di sana," ujarnya.

Hal ini menjadi kewaspadaan bagi aparat polisi. Argo mengimbau warga untuk berhati-hati dan berperan serta dalam mencegah terjadinya tawuran.

"Ini jadi tantangan buat kita semua untuk kita bisa ngikis dari pada anggapan seperti itu mulai dari keluarga dan pranata sosial di masyarakat. Mulai dari RT/RW yang selama ini nggak peduli, nanti ada tetangga yang sedamg asah alat besi yang dibiarkan selama ini, tolong tegur untuk apa dan sebagainya. Jadi kita saling peduli, saling ingatkan," tandasnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya

Senin, 22 Juli 2019, 19:13 WIB

Dua Jemaah Haji Meninggal di Madinah