Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 23 September 2020

 

 

Ini Penjelasan BMKG Soal Cuaca Buruk di Yogya

EP / Regional / Jumat, 14 Februari 2020, 22:31 WIB

Penampakan tembok parkiran RS Bethesda Yogyakarta ambrol gegara hujan deras (Foto: dok. Istimewa)

YOGYAKARTA - Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) siang hingga sore tadi. Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta menganalisis terkait kondisi cuaca tersebut.

"Hujan lebat disebabkan oleh konvergensi (belokan angin tajam) di Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur bagian barat," penjelasan Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta dalam keterangannya, Jumat (14/2/2020).

Kondisi atmosfer itu mengakibatkan penumpukan massa udara hangat lembab dan terbentuk cluster awan Cumulonimbus dengan area yang cukup luas. Kemudian hujan yang turun masuk kategori sangat lebat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah DIY.

"Curah hujan terukur di Stasiun Klimatologi Sleman Yogyakarta hari ini adalah 74.5 mm dalam durasi 1.5 jam atau kategori sangat lebat," jelasnya.

BMKG memprediksi potensi hujan lebat di wilayah DIY masih akan terjadi dalam dua hari ke depan.

"Diprakirakan dalam dua hari ke depan potensi hujan lebat masih tinggi terjadi di wilayah DIY," ujarnya.

Terkait cuaca buruk di wilayah DIY siang hingga sore tadi, Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta telah mengeluarkan peringatan dini cuaca DIY tanggal 14 Februari 2020 pada pukul 13.45 WIB tadi.

Dalam peringatan dini itu, BMKG menyampaikan informasi potensi terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 14.15 WIB di wilayah Kabupaten Sleman (Pakem, Cangkringan, Ngemplak, Ngaglik, Sayegan, Minggir), Kulon Progo (Kalibawang, Nanggulan, Girimulyo) dan dapat meluas ke wilayah Sleman lainnya (Moyudan, Mlati, Godean, Gamping, Depok, Kalasan), Kota Yogyakarta, Bantul (Sedayu, Kasihan, Sewon, Pajangan, Bantul).

"Kondisi ini diprakirakan akan berlangsung hingga pukul 16.15 WIB," bunyi peringatan dini BMKG siang tadi. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya