Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Jumat, 18 September 2020

 

 

Insentif Pajak Sebesar Rp123,01 Triliun untuk Dunia Usaha Bertahan dari COVID-19

TK / Ekonomi / Jumat, 05 Juni 2020, 14:50 WIB

Dok. Kemenkeu

JAKARTA - Pemerintah juga mendukung dunia usaha bertahan dari dampak COVID-19 dengan memberikan insentif perpajakan. Total insentif perpajakan untuk dunia usaha mencapai Rp123,01 triliun.

Hal ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers virtual usai rapat terbatas (ratas) mengenai Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Perubahan Postur APBN 2020 dengan Presiden pada Rabu (03/06) di Jakarta.

Ia merinci, insentif perpajakan untuk dunia usaha berupa Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah untuk 1.062 Klasifikasi Lapangan Usaha (KLU). "Total PPh 21 yang ditanggung pemerintah Rp25,6 triliun," jelas Menkeu.

Kedua, PPh Final UMKM sebesar 0,5% ditanggung pemerintah. Ketiga, pembebasan PPh Pasal 22 Impor untuk 431 KLU yang impor bahan baku, Wajib Pajak Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (WP KITE) dan WP Kawasan Berikat. 

Keempat, pengurangan angsuran PPh Pasal 25 sebesar 30% untuk 846 KLU, dari manufaktur hingga jasa baik untuk WP KITE dan WP Kawasan Berikat.

Kelima, pengembalian pendahuluan PPN untuk 431 KLU, WP KITE dan WP Kawasan Berikat. Keenam, penurunan Tarif PPh Badan 3% dari 25% menjadi 22%. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya



Selasa, 15 September 2020, 20:00 WIB

Ini 6 Kontribusi BMN untuk Indonesia