Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Minggu, 25 September 2022

 

 

Jasad 2 Bocah Ditemukan Dalam Koper yang Dilelang di Selandia Baru

TK / Internasional / Kamis, 18 Agustus 2022, 21:47 WIB

Foto: istimewa

SELANDIA BARU - Mayat dua anak kecil ditemukan dalam dua koper yang dibeli di pelelangan di Selandia Baru, kata polisi setempat pada Kamis, 18 Agustus 2022. Polisi menyatakan sedang melacak pihak bertanggung jawab atas kematian tersebut.

Inspektur Detektif Tofilau Faamanuia Vaaelua mengatakan bahwa mayat-mayat itu kemungkinan telah disimpan selama beberapa tahun dan para korban diperkirakan berusia antara lima dan 10 tahun ketika mereka meninggal.

Melansir dari Channel News Asia, Kamis, 18 Agustus 2022, mayat anak-anak itu disembunyikan dalam dua koper dengan ukuran yang sama, katanya.

"Sifat penemuan ini memberikan beberapa kompleksitas penyelidikan terutama mengingat waktu yang berlalu antara waktu kematian dan waktu penemuan," tambah Vaaelua.

Jenazah ditemukan ketika sebuah keluarga membeli barang-barang yang dilelang dalam jumlah besar dari unit penyimpanan di Auckland Selatan.

Polisi menegaskan bahwa keluarga yang bersangkutan tidak terkait dengan pembunuhan itu. Namun mereka tertekan dengan penemuan itu, dan telah meminta privasi.

Mereka menerima dukungan untuk membantu mengatasi trauma setelah membeli koper dari lelang yang ternyata berisi mayat anak-anak.

Polisi menggunakan barang-barang rumah tangga dan pribadi yang ditemukan di samping koper dalam upaya mereka untuk mengidentifikasi para korban.

Mereka juga memeriksa rekaman televisi sirkuit tertutup selama berjam-jam tapi momen-momen penting bisa saja sudah terhapus karena penundaan antara saat para korban meninggal dan penemuan mayat.

Demikian pula, para ahli yang melakukan investigasi post-mortem menghadapi kesulitan dalam mengidentifikasi anak-anak karena skala waktu yang terlibat.

Baik unit penyimpanan maupun properti tempat koper-koper itu dibawa telah diperiksa secara menyeluruh oleh ahli forensik.

Vaaelua juga mengatakan bahwa polisi di Selandia Baru bekerja sama dengan badan polisi kriminal internasional Interpol, meskipun kerabat para korban diperkirakan berada di negara tersebut.

Anak-anak itu belum diidentifikasi dan Vaaelua mengatakan bahwa dia merasa kasihan pada keluarga mereka, yang mungkin tidak menyadari bahwa mereka telah meninggal. Penemuan mengerikan telah mengirimkan gelombang kejut ke seluruh lingkungan.

"Ini bukan penyelidikan yang mudah," kata Vaaelua.

"Tidak peduli berapa lama atau berapa tahun anda melayani dan menyelidiki kasus-kasus mengerikan seperti ini, itu bukanlah tugas yang mudah. Apa yang bisa saya katakan adalah kami membuat kemajuan yang sangat baik dengan penyelidikan DNA," tambahnya.

Komentar

 

Berita Lainnya

Sabtu, 24 September 2022, 20:11 WIB

Bill Gates Dukung Transformasi Kesehatan Indonesia





Senin, 19 September 2022, 22:53 WIB

Jenazah Ratu Elizabeth II Tiba di Kastil Windsor