Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Kamis, 24 Oktober 2019

 

 

Jokowi Hadiri Rakernas PDIP di Diponegoro

TK / Politik / Rabu, 19 Juni 2019, 11:34 WIB

Kantor DPP PDIP. | Foto: ist

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), di Kantor DPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (19/6).

Pantauan di lokasi, Jokowi tiba sekitar pukul 10.05 WIB. Jokowi yang mengenakan kemeja batik lengan panjang langsung masuk ke dalam kantor PDIP.

Jokowi tampak disambut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan politikus PDIP Pramono Anung. Keduanya sempat menyalami Jokowi sebelum akhirnya masuk berbarengan.

Hingga pukul 10.10 WIB, mobil yang ditumpangi Jokowi masih tampak parkir di depan pintu DPP PDIP. Sejumlah aparat dari Polri dan TNI juga tampak berjaga di luar gedung.

Wartawan sendiri tak diperbolehkan masuk ke dalam gedung DPP PDIP karena rakernas bersifat tertutup. Penjagaan ketat dari pihak kepolisian dan Paspampres nampak terlihat di sekitar gedung DPP PDIP.

Sebelumnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, hari ini menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional yang ke IV di kantor DPP, Jakarta. Namun, digelar secara tertutup.

"Mohon maaf kepada teman-teman pers, mengingat Rakernas IV lebih banyak membahas agenda internal Partai, maka Rakernas Bersifat Tertutup. Sama halnya ketika Ibu Ketua Umum dalam Rakernas III di Bali mengambil keputusan untuk mencalonkan kembali Pak Jokowi, maka Rakernas IV kali ini pun dilaksanakan secara tertutup," ucap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dalam keterangannya, Rabu (19/6).

Partainya menyadari, masih kata dia, bahwa politik memerlukan ruang kontemplasi agar mengalirlah gagasan jernih dan semakin berdedikasi bagi rakyat, bangsa, dan negara Indonesia.

"Partai menyadari bahwa keheningan dalam politik penting dalam kontemplasi politik. Terlebih ketika PDI Perjuangan memerlukan suasana khusus, memerlukan kejernihan alam pikir guna merumuskan agenda strategis internal Partai ke depan," jelas Hasto. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya