Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 27 Mei 2019

 

 

Kakak Beradik Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri di Hotel di Sri Lanka

EP / Internasional / Rabu, 24 April 2019, 11:19 WIB

Ilustrasi | foto: istimewa

COLOMBO - Dua pria kakak beradik diketahui menjadi pelaku bom bunuh diri di hotel di Sri Lanka beberapa waktu lalu.

Dilansir dari kantor berita AFP, Rabu (24/4/2019), ayah kedua pelaku adalah pedagang rempah-rempah yang kaya-raya di Colombo, ibu kota Sri Lanka.

"Kedua kakak beradik, yang namanya tidak diungkapkan, berusia akhir dua puluhan dan menjalankan "sel keluarga" mereka sendiri," ujar seorang penyidik.

Kedua pria muslim itu merupakan anggota kelompok ekstremis Islamist National Thowheeth Jama'ath (NTJ), yang oleh pemerintah Sri Lanka dituduh mendalangi serangan-serangan bom tersebut.

Kakak beradik tersebut meledakkan diri mereka saat para tamu tengah mengantre untuk sarapan di Hotel Shangri-La dan Cinnamon Grand di Colombo pada Minggu (21/4) lalu.

Dilaporkan AFP, para pelaku disebut telah menginap di dua hotel mewah tersebut sehari sebelum melancarkan aksi mereka dan telah memberikan alamat mereka.

Keesokan harinya, pada waktu yang hampir bersamaan, kedua pelaku mengantre sarapan prasmanan di restoran hotel, sebelum kemudian meledakkan diri di tengah tamu restoran.

Namun belum jelas apa hubungan keduanya dengan para pengebom lain yang terlibat dalam rentetan serangan bom di hotel-hotel dan gereja-gereja di Sri Lanka saat Hari Paskah tersebut.

Sedikitnya 310 orang tewas dan sekitar 500 orang luka-luka akibat ledakan bom yang mengguncang Sri Lanka, Minggu (21/4) waktu setempat.

Serangan ini tercatat sebagai yang paling mematikan di Sri Lanka dalam satu dekade terakhir sejak berakhirnya perang sipil selama puluhan tahun yang menewaskan sekitar 100 ribu orang. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya