Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Minggu, 08 Desember 2019

 

 

Kapolri Tito Tarik Kasus Karhutla ke Mabes Jika Penanganan di Polda Tak Efektif

TK / Nasional / Selasa, 13 Agustus 2019, 14:15 WIB

Kapolri Jenderal Tito Karnavian | Foto: istimewa

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan siap menarik kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tak berjalan efektif di Polda. Kasus selanjutnya akan ditangani Bareskrim Polri.

"Jika langkah penegakan hukum di polda tidak efektif, kami akan tarik ke Mabes Polri," kata Tito di Technopark, Langgam, Pelalawan, Riau, Selasa (13/8/2019).

Selain hard approach, Tito juga mengarahkan jajarannya untuk melakukan pendekatan lunak (soft approach) kepada tokoh dan masyarakat.

Tito mengatakan dirinya sudah memerintahkan Kapolda Riau Irjen Widodo Eko dan jajarannya untuk rajin menyapa tokoh masyarakat. Strategi soft approach bertujuan agar pencegahan dan penanganan karhutla lebih efektif.

"Di lapangan, saya sudah minta kepada Pak Kapolda untuk turun bersama-sama dengan jajaran Polres. Saya sudah minta untuk rajin turun mengumpulkan tokoh-tokoh masyarakat di daerah yang ada titik-titik api," jelas Tito.

Tito juga meminta jajaran Polda Riau mengidentifikasi pelaku-pelaku pembakaran hutan yang berasal dari kalangan warga, agar kemudian diberi peringatan.

"Identifikasi siapa-siapa saja yang 'main' seperti itu, dan kemudian melakukan pendekatan kepada mereka sekaligus warning kalau mereka akan berhadapan dengan hukum kalau melakukan pembakaran," ujar Tito.

Ia menambahkan Kepala BNPB Doni Munardo juga memberi saran agar masyarakat direkrut jadi sukarelawan dalam pencegahan karhutla.

"Bahkan Pak Kepala BNPB juga menyarankan merekrut mereka agar mereka juga menjadi sukarelawan. Mungkin dengan bonus tertentu supaya mereka juga mencegah ikut aktif mencegah api," ungkapnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya


Minggu, 08 Desember 2019, 23:19 WIB

Masyarakat Kaltim Masih Kesulitan Dapatkan BBM