Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 25 Januari 2021

 

 

Kawanan Begal Jakarta-Bekasi Ditangkap, Pimpinannya Tewas Ditembak

TK / Nasional / Sabtu, 28 November 2020, 12:23 WIB

Lima Remaja Kawanan Begal Handphone Dibekuk, Otak Pelaku Tewas Ditembak saat Dilarikan ke RS. Tampak Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengggelar konferensi pers kasus pencurian tersebut di Mapolda Metro Jaya, Jumat (27/11/2020).

JAKARTA - Polisi menangkap lima pelaku aksi begal yang kerap meresahkan warga di sekitar Jakarta Timur dan Bekasi. Satu pelaku berinisial JCP tewas ditembak karena melawan saat hendak ditangkap.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan JCP adalah pimpinan komplotan begal.

“JCP sebagai otak pelaku yang juga melakukan pembacokan saat ditangkap diberikan tindakan tegas terukur karena melawan petugas, ditembak dan meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit,” kata Kombes Yusri Yunus, Sabtu (28/11/2020).

Selain JCP, polisi menangkap tersangka SNF (18) serta MSH (18). Kedua tersangka berperan membawa celurit dan mengancam korban dalam melakukan aksinya.

Selain itu, polisi menangkap 2 pelaku lainnya yang masih di bawah umur. Dua tersangka, A (16) dan IZ (16), berstatus pelajar.

“Dua orang ini juga masih sekolah ya,” imbuh Yusri.

Dua pelaku A dan IZ berperan sebagai joki. Mereka bersiaga di atas motor, sementara teman-temannya mengeksekusi korban.

Para pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak 6 kali selama September-November 2020. Enam TKP itu berada mulai di Bekasi, Jatiasih, Duren Sawit, Pondok Gede, hingga Penggilingan.

Para pelaku dikenal sadis. Mereka tidak segan-segan melukai korban dengan senjata celurit.

“Ini kelompok spesialis begal pencurian dengan kekerasan, ada yang begal biasanya mencuri lalu kabur, tapi mereka ini begal pakai senjata tajam, tiap bergerak bawa clurit dan tak segan lakukan tindakan pada korban saat korban melawan, jadi kelompoknya ini terbilang sadis,” terangnya.

Para pelaku ditangkap tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kompol Handik Zusen.

Akibat perbuatan tersebut, para tersangka ini dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya