Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Sabtu, 22 Februari 2020

 

 

Komisi I DPR Pantau Infrastruktur Palapa Ring di NTT

EP / Parlemen / Sabtu, 25 Januari 2020, 11:08 WIB

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari | Foto: istimewa

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang diterima dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bahwa proses pembangunan infrastruktur Palapa Ring yang berada di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah selesai. Untuk itu, pihaknya melakukan pengecekan secara fisik ke lapangan guna melihat sejauh mana hal tersebut berjalan.

“Komisi I DPR RI meninjau pembangunan infrastruktur Palapa Ring yang ada di NTT, ternyata benar bahwa pembangunan Palapa Ring sudah berjalan dan sudah beroperasi dengan baik. Ini merupakan titik yang sangat strategis yang ada di NTT, karena merupakan salah satu jalur selatan untuk internet yang ada di Papua, jika di sini (koneksi) terputus, maka internet di Papua akan mati,” kata Kharis di Kupang, NTT, Kamis (23/1/2020).

Kharis menjelaskan bahwa Palapa Ring merupakan sebuah proyek internet yang dilaksanakan oleh Pemerintah untuk menyiapkan internet melalui sebuah jalan utama yang disebut Palapa Ring, dari jalan utama ini kemudian untuk sampai ke konsumen harus ada jalan-jalan yang lain yang disediakan oleh operator.

“Pemerintah menyiapkan jalan tol ini, nantinya yang menggunakan adalah operator yang akan menyewa jalan ini kemudian didistribusikan kepada masyarakat. Tentunya hal tersebut sangat tergantung pada operator telekomunikasi yang akan memanfaatkannya,” tambahnya.

Berdasarkan tinjauan di lapangan, ia menemukan bahwa tingkat penggunaan Palapa Ring belum maksimal, utilisasi dari Palapa Ring ini belum sesuai dengan yang diharapkan.

Komisi I DPR RI yakin, sesuai dengan perkembangan zaman dan masyarakat akan pentingnya internet maka akan semakin tinggi tingkat utilisasinya.

Tentunya pula juga ditentukan dengan permintaan pasar, makin tinggi permintaan pasar maka operator pasti akan datang. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya


Sabtu, 22 Februari 2020, 11:36 WIB

Sofyan Tan Apresiasi Skema Baru Penyaluran Dana BOS