Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Kamis, 20 Juni 2019

 

 

Komisi V DPR Apresiasi Turunnya Angka Kecelakaan Mudik Lebaran

TK / Parlemen / Rabu, 12 Juni 2019, 09:41 WIB

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo | foto: ist

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo mengapresiasi kinerja Pemerintah yang berhasil menekan angka kecelakaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2019.

Atas keberhasilan tersebut, ia menyarankan agar pemerintah membuat roadmap to zero accident.

Dikutip dari salah satu media nasional, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat, angka kecelakaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2019 mengalami penurunan yang cukup signifikan hingga 64 persen, jika dibandingkan arus mudik dan arus balik Lebaran 2018.

“Sepintas saya lihat, arus mudik dan arus balik Lebaran 2019 ini bagus dan sukses. Dari beberapa laporan masyarakat dan dari media, accident turun hingga lebih dari 60 persen. Menurut saya itu sebuah prestasi yang kayak diapresiasi,” kata Sigit sesaat sebelum mengikuti Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Diketahui, hingga Sabtu (8/6/2019) jumlah kecelakaan pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2019 mengalami penurunan cukup signifikan. Dari 1.410 kecelakaan tahun 2018 menjadi 509 kejadian di tahun 2019.

Jumlah korban juga menurun. Tahun 2019, terdapat 132 korban meninggal dunia, sementara sebanyak 331 korban meninggal di tahun 2018.

Ia menambahkan sangat menarik bila ke depan pemerintah membuat sebuah roadmap guna terus menekan angka kecelakaan saat arus mudik dan arus balik Lebaran hingga mencapai zero accident.

Di samping itu, meski awalnya ia sempat mengkritisi rekayasa lalu lintas penerapan sistem satu arah (one way), Sigit mengakui sistem one way sangat bagus penerapannya di lapangan.

“Kita belum dapat laporan dari masyarakat yang terkena imbas penerapan sistem one way. Masyarakat yang mudik atau balik dari dan menuju ibukota lancar,” kata Sigit.

“Ke depan, kita mungkin perlu rapat lagi untuk mengevaluasi secara keseluruhan. Kita belum bertemu dengan teman-teman dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kakorlantas dan seterusnya. Mudah-mudahan pekan depan kita sudah bisa agendakan pertemuan,” pungkasnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya