Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Sabtu, 20 Agustus 2022

 

 

Kronologi Meninggalnya Ibu dan Adik Ayu Anjani karena Kapal Tenggelam

TK / Selebritis / Kamis, 30 Juni 2022, 12:23 WIB

Foto: istimewa

JAKARTA - Kabar duka tengah menyelimuti keluarga Ayu Anjani. Ibu Ayu Anjani, Jamiatun Widaningsi dan adik Ayu, Anisa Fitriani meninggal akibat kapal tenggelam di perairan Taman Nasional Komodo (TNK), Selasa 28 Juni 2022.

Kejadian itu terjadi sekitar 03.00 WITA dinihari. Anne April menceritakan kronologi ketika saudaranya, Anisa Fitriani hendak tidur di kamar bersama sang ibu.

"Kamar saya di tengah itu ada kamar paling atas, tengah dan paling bawah basement dekat kamar mesin. Saya nggak tau ibu saya mau pindah ke bawah tapi sudah tahu adik saya mau tidur di bawah. Kayak lihat kamarnya kayak nggak mau berisik juga ada suara mesin," kaya Anne saat ditemui di kediamannya, di Kawasan Cikarang Utara Bekasi Jawa Barat Rabu (29/6/2022).

Kendati demikian, rasa kegelisahan tetap ada lantaran ketika kamar yang ia tempati memang berada di bawah kapal bersama sang ibu.

Bahkan dia mengaku tidak tidur pulas karena adanya perasaan khawatir akan peristiwa tersebut.

Terlebih lagi sempat terjadi beberapa kejadian, membuat rasa kepanikan begitu mencekam.

Sesaat sebelum ibunya dinyatakan tenggelam akibat tenggelamnya kapal yang mereka tumpangi.

"Subuh-subuh setelah bikin susu buat anak, saya tiduran. Kok miring? Terus sampai miring banget dan listrik mati," ujar Anne April

Seiring adanya kejadian itu perlahan-lahan air begitu cepat masuk kedalam kapal. Tak sampai sepuluh menit, air laut dengan cepat naik hingga mencapai leher.

Namun sebelum menyelamatkan diri, Anne April mendengar teriakan sang ibu dan sempat mencari keberadaan anaknya sambil berteriak. Teriakan itu membuat penumpang lain, termasuk saudaranya yang lain bangun.

"Antara dua sampai empat detik sudah sampai leher," terang adik Ayu Anjani.

"Adik saya yang punya kapal ini langsung buka pintu balkon. Kami terus dievakuasi," pungkasnya.

Sesaat setelah dievakuasi, Anne mendengar suara mirip ibunya. Ia mengaku tenang karena dirasa itu adalah ibunya.

Tapi ternyata setelah disadari suara itu bukanlah dari ibu dan adiknya. Ia baru sadar ibu dan adiknya berada di bawah kapal.

Anne mengutarakan tidak bisa kembali ke kapal tersebut karena ada yang terluka di sekoci dan khawatir cuaca memburuk.

"Akhirnya kami ke Pulau Kambing, kalau kapal bocor pasti sudah tenggelam sampai sekarang," ucapnya lagi.

Komentar

 

Berita Lainnya




Rabu, 10 Agustus 2022, 13:06 WIB

Sule dan Nathalie Holscher Resmi Bercerai