Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 25 Januari 2021

 

 

Kunjungi Vihara Pubbaratana Kupang, Menag Ajak Masyarakat Rawat Kemajemukan

TK / Regional / Sabtu, 28 November 2020, 12:15 WIB

Menteri Agama Fachrul Razi melakukan pertemuan dengan para tokoh lintas agama di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pertemuan ini diinisiasi oleh Kakanwil Kemenag Provinsi NTT, FKUB dan Pemprov NTT ini berlangsung di Vihara Pubbaratana Kupang.

KUPANG - Menteri Agama Fachrul Razi melakukan pertemuan dengan para tokoh lintas agama di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pertemuan ini diinisiasi oleh Kakanwil Kemenag Provinsi NTT, FKUB dan Pemprov NTT ini berlangsung di Vihara Pubbaratana Kupang.

“Saya mengapresiasi dialog keberagaman tokoh Agama di Kupang ini," kata Menag di Desa Belo, Kupang, NTT, Jum’at (27/11).

Disampaikan Menag, agama selalu lahir dalam misi mulia, yaitu perdamaian dan keselamatan. Namun, seiring perkembangan zaman dan kompleksitas kehidupan manusia, teks-teks penafsiran terhadap agama mengalami multi tafsir, menyesuaikan dengan kondisi geo-sosio-budaya masyarakatnya.

“Sebagian pemeluk agama ada sebagian tidak lagi berpegang teguh pada esensi dan hakikat ajaran agamanya, melainkan bersikap fanatik pada tafsir kebenaran versi yang disukai, dan terkadang yang sesuai dengan kepentingan ekonomi dan politik, hingga memunculkan konflik yang tidak terhindari,” papar Menag.

“Hal-hal semacam itu tidak saja terjadi di Indonesia, tapi juga di berbagai belahan dunia,” tambah Menag.

Dalam hal ini, Kementerian Agama sebagai leading sector penguatan moderasi beragama, selayaknya turut berkontribusi konkrit dalam pembinaan, pemeliharaan, dan penguatan moderasi beragama pada realitas pluralitas masyarakat Indonesia yang nyaris tiada tandingannya di dunia.

“Moderasi Beragama telah tertuang dalam dan termaktub dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020-2024,” tegas Menag.

Dalam pelaksanannya, lanjut Menag, dialog kerukunan beragama saja tidak lagi cukup memadai dalam merawat kemajemukan dan ke Indonesia-an.

Untuk itu, dibutuhkan penguatan moderasi beragama yang dilakukan oleh tokoh-tokoh agama, seluruh komponen masyarakat, serta pemerintah sebagai justifikasi kehadiran negara.

“Dengan demikian diharapkan terwujud dan terjaga kerukunan dan moderasi beragama di Indonesia. Toleransi yang selalu mengedepankan kasih sayang, toleransi, gotong-royong, adil, dan saling menghormati sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan ajaran mulia semua agama,” papar Menag.

Sebelumnya, Kakanwil Kemenag Provinsi NTT Sarman Marselinus menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menteri Agama Fachrul Razi, Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury, Plt Dirjen PHU Oman Fathurahman dan rombongan di Nusa Tenggara Timur.

“Semoga Rahmat Tuhan selalu merahmati kita untuk senantiasa memberi kemaslahatan bagi umat,” kata Sarman.

Kakanwil Kemenag Provinsi NTT juga menyampaikan rasa syukur atas segala usaha kerja keras yang dilakukan semua tokoh agama yang membawa manfaat bagi semua khususnya bagi umat NTT.

“Semoga perjumpaan dan pertemuan ini memberi semangat bagi umat Buddha di NTT untuk membangun Vihara Pubbaratana Kupang yang proses pembangunannya masih berlangsung.

Pengurus Vihara Pubbaratana Kupang, Indra, juga menyampaikan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam proses pembangunan rumah ibadah umat Buddha di Kupang. “Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Menteri Agama di tengah kami umat Buddha,” tutup Indra.

Tampak hadir juga dalam acara dialog tokoh lintas agama tersebut, Sesmen Thobib Al Asyhar, Staf Khusus Menag Kevin, tokoh umat Buddha, dan Kepala Kankemenag se NTT. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya


Minggu, 24 Januari 2021, 12:58 WIB

Polisi Tangkap Penambang Pasir Ilegal di Kapuas