Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Sabtu, 31 Oktober 2020

 

 

Langgar PSBB, KFC di Senopati Ditutup Sementara

TK / Nasional / Sabtu, 17 Oktober 2020, 20:32 WIB

Dok: istimewa

JAKARTA - Satpol PP DKI Jakarta menutup sementara restoran cepat saji KFC, yang berlokasi di wilayah Senopati, Jakarta.

Sanksi penutupan operasional ini disebabkan adanya pelanggaran pembatasan kapasitas 50% pengunjung.

“Sebuah resto cepat saji di wilayah Senopati Jakarta Selatan diberikan sanksi penutupan sementara. Karena berdasarkan pengawasan lapangan terjadi pelanggaran pembatasan kapasitas 50% pengunjung,” bunyi cuitan akun @SatpolPP_DKI, Sabtu (17/10).

Pada masa PSBB transisi, restoran dan kafe yang berada di mal maupun di tempat umum lain sudah diperbolehkan melayani dine-in.

Berdasarkan aturan Pemprov DKI Jakarta, layanan dine-in hanya diperbolehkan dari pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB. Sementara itu, untuk layanan antar (delivery) diizinkan selama 24 jam.

Ada enam ketentuan khusus yang harus dijalani jenis usaha tersebut. Pertama, maksimal pengunjung dan petugas adalah 50% dari kapasitas. Kedua, pelayan diwajibkan memakai masker, pelindung wajah dan sarung tangan.

Ketiga, jarak antarmeja dan kursi minimal harus 1,5 meter, kecuali untuk yang satu domisili. Keempat, pengunjung dilarang berpindah-pindah atau berlalu-lalang. Selanjutnya kelima, alat makan dan minum harus disterilisasi secara rutin.

Adapun keenam, restoran yang memiliki izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) live music atau pub dapat menyelenggarakan live music, dengan catatan pengunjung duduk di kursi berjarak. Kemudian, tidak berdiri atau melantai, serta tidak menimbulkan kerumunan.

Tempat usaha restoran, rumah makan dan kafe juga diharuskan melakukan pendataan pengunjung. Itu dengan menyediakan buku tamu yang mewajibkan pengunjung mengisi tanggal kunjungan, waktu kedatangan, waktu pulang, nama lengkap, jumlah rombongan, enam angka pertama NIK, hingga nomor ponsel. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya



Jumat, 30 Oktober 2020, 21:20 WIB

30 Oktober 1946, Mengintip Sejarah Hari Oeang