Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 24 Juni 2019

 

 

Lawan 3 Kartu Sakti Ma'ruf, Sandiaga Pakai E-KTP

TK / Politik / Senin, 18 Maret 2019, 10:11 WIB

Cawapres no urut 02, Sandiaga Uno menunjukkan KTP saat Debat Ketiga Calon Wakil Presiden (Cawapres) Pemilu 2019 di Hotel Sultan, Minggu, (17/3) | foto; istimewa

JAKARTA - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin sempat memamerkan tiga kartu sakti yang dinilainya mampu memberikan kesejahteraan terhadap rakyat, saat awal debat cawapres, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3) malam.

Tiga kartu tersebut adalah Kartu KIP Mahasiswa, Kartu Pra Kerja dan Kartu Sembako murah. Kartu yang dipamerkan Ma'ruf tersebut ditandingi Sandi. Tiga kartu itu dinilai tidak efisien dan dapat membebani negara dalam proses pembuatannya.

Sandiaga justru menawarkan agar pemberian bantuan kesejahteraan masyarakat itu diberikan melalui satu kartu, yakni melalui KTP elektronik. 

"Mari kita ambil dompet kita masing-masing, dompet kita keluarkan. Ibu-ibu yang di rumah terutama bapak-bapak, semua anak muda, keluarkan satu kartu yang sudah semua kita miliki yaitu kartu tanda penduduk atau e-KTP," ucap Sandi dalam segmen akhir debat di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3).

Saat Sandiaga bicara, para pendukungnya yang duduk di arena debat kompak mengacungkan e-KTP masing-masing.

Menurutnya, e-KTP sudah super canggih. Ada chip di dalamnya yang merekam data warga negara, dan menjadi identitas tunggal atau single identification number untuk semua keperluan layanan.

Dengan e-KTP maka semua program untuk masyarakat tergabung dalam satu kartu.

"Revolusi industri 4.0 memudahkan, dengan big data dan single identification number, semua fasilitas layanan baik ketenagakerjaan, pendidikan, kesehatan, semua rumah siap kerja bisa bisa diberikan PKH kita akan tambah jadi PKH plus didalam progam yang hanya membtuhkan kartu ini," lanjut Sandi.

Sandiaga menyebut 3 kartu sakti baru yang dijanjikan Jokowi-Ma'ruf merepotkan negara. Yaitu kartu sembako murah, kartu prakerja, dan kartu KIP kuliah. Artinya akan ada 3 kartu baru jika Jokowi-Ma'ruf terpilih.

"Kita membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk semua layanan daripada pemerintah. Kita tidak ingin merepotkan dan juga membebani negara dengan menerbitkan kartu kartu yang lain," ucap Sandiaga.

"(Semua layanan dengan e-KTP) ini menjadikan kita baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," tutupnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya



Rabu, 19 Juni 2019, 11:34 WIB

Jokowi Hadiri Rakernas PDIP di Diponegoro