Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Kamis, 23 Mei 2019

 

 

Menikmati Karya Seni dan Teknologi di Wave of Tomorrow 2018

EP / Gaya Hidup / Rabu, 24 Oktober 2018, 13:51 WIB

Ilustrasi | Foto: istimewa

JAKARTA - Festival yang memadukan seni dan teknologi, Wave of Tomorrow 2018 resmi dibuka di Tribrata Grand Ballroom, Jakarta pada Jumat (19/10)  malam. 

"Wave of Tomorrow 2018 menjadi wadah untuk para kreator menembus batas. Lewat pameran ini diharapkan dapat menginspirasi audience," kata Maharani dari Bale Project, konsultan seni untuk Wave of Tomorrow 2018 saat pembukaan festival.

Festival dilaksanakan selama 10 hari mulai dari 19-28 Oktober 2018. Turut menampilkan karya kreator kolektif ternama Tanah Air seperti Sembilan Matahari, Kinara Darma x Modulight, Maika Collective, Rebellionik, dan Ageless Galaxy. Ada pula seniman asal Perancis, Nonotak.

Melalui setiap karya yang ditampilkan, para kreator menghadirkan seni dengan nuansa berbeda dan menyisipkan pesan untuk menembus batas. Salah satunya adalah karya Sembilan Matahari dengan instalasi bertajuk Constellation Neverland.

Constellation Neverland dari Sembilan Matahari disajikan sebagai pembuka rute awal. Di sini Adi Panuntun selaku Founder, ingin mengadopsi cuaca hujan, salju dan petir melalui gumpalan benang yang dibentuk sedemikian rupa melalui bantuan sinar UV dari LED.

"Ditembak projection effect jadi ada experience lain. Kita hanya ingin menghadirkan sisi romantik dan sinematik," kata Adi Panuntun.

Selain Constellation Neverland, dua karya Adi yang lain yang ikut dalam instalasi ini yaitu The Tunnel dan Immerse.

Bob, kurator independen turut terlibat dalam festival ini. Menurutnya, seni adalah sebuah karya tanpa batas terlebih jika digabungkan dengan teknologi maka akan menciptakan sebuah seni kekinian.

"Wave of Tomorrow, apa yang terjadi di masa depan. Futuristik, line up creator menyajikan hal yang sampai beyond di Bumi, batasnya bicara soal luar angkasa. Hal yang sifatnga spekulatif di ranah media arts," ungkap Bob.

Selain pameran seni, ada juga sharing session bersama para pelaku seni juga panggung musik. Beberapa musisi yang turut terlibat dalam acara ini di antaranya Dipha Barus, Rayssa Dynta, Mantra Vutura, Nonotak (Shiro), Danilla, Weird Genius, Barasuara, Stars and Rabbit, Glenn Fredly , Dan Shake, Bradly Zero, Maliq & D' Essentials, Yura, The Groove, Tora, Skooo of Rap serta band Potret.

Festival new media art Wave of Tomorrow diselenggarakan mulai Sabtu, 20 Oktober hingga Minggu, 28 Oktober2018 di The Tribrata Jakarta mulai pukul 15.00 WIB pada hari kerja dan pukul 11.00 WIB pada akhir pekan (Jumat, Sabtu, Minggu). (*)

Komentar

 

Berita Lainnya