Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Sabtu, 06 Juni 2020

 

 

Menpora Bertemu Dubes RI Tunisia, Bahas Pencak Silat Hingga Olimpiade

TK / Olahraga / Selasa, 07 Januari 2020, 11:42 WIB

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali didampingi Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto menerima kunjungan dari Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Tunisia, Ikrar Nusa Bhakti di ruang kerjanya, Lantai 10, Kemenpora, Senin (6/1). Pertemuan tersebut membahas seputar cabang olahraga pencak silat dan bulu tangkis. | Foto: ist

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali didampingi Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto menerima kunjungan dari Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Tunisia, Ikrar Nusa Bhakti di ruang kerjanya, Lantai 10, Kemenpora, Senin (6/1). Pertemuan tersebut membahas seputar cabang olahraga pencak silat dan bulu tangkis.

“Terima kasih kepada Bapak Menpora yang telah meluangkan waktunya, sehingga bisa bertemu. Kedatangan saya yaitu ingin melaporkan dan berterima kasih, karena tahun lalu Kemenpora membantu pelatih pencak silat. Ini masih menjadi berkelanjutan,” kata Ikrar mengawali sambutannya.

Sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Ikrar merasa memiliki tanggung jawab yang besar terhadap olahraga pencak silat disana.

Apalagi, belum lama ini UNESCO menetapkan pencak silat sebagai warisan budaya tak benda. Dia ingin pencak silat nantinya bisa dipertandingkan di Olimpiade.

“Saya punya tanggung jawab, ingin berperan serta menjadikan pencak silat dipertandingkan di Olimpiade. Ini tentu menjadi keinginan bersama, jadi supaya benar-benar pencak silat punya akar di Tunisia. Kita semua harus mendukung pencak silat bisa dipertandingkan di Olimpiade,” ujar Ikrar.

“Kemudian, lalu bulu tangkis. Mudah-mudahan akan ada pelatih bulu tangkis dari Indonesia yang akan bisa melatih disana, mungkin selama enam bulan dulu. Karena, kedua cabang olahraga ini yaitu pencak silat dan bulu tangkis, selama ini kan menjadi pegangan Indonesia. Banyak menyumbangkan medali di ajang kejuaraan olahraga,” sambungnya.

Mendengar hal tersebut, Menpora sangat menyambut baik keinginan dari Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Tunisia, Ikrar Nusa Bhakti.

Pencak silat sangat diharap bisa dipertandingkan di multi event yang lebih tinggi yakni Olimpiade.

“Terima kasih atas kedatangannya disini. Saya senang, karena Tunisia merupakan salah satu negara sahabat kita yang sudah cukup lama, kita bersahabat dengan negara ini. Ada informasi yang disampaikan pak dubes, dan ini kita sambut baik,” kata Menpora.

Lebih lanjut, pada kesempatan ini, Menpora sangat senang UNESCO telah menetapkan pencak silat sebagai warisan budaya tak benda. Maka, kedepan tentunya pencak silat diharap bisa dipertandingkan di Olilpiade nantinya.

“Setalah ditetapkan oleh UNESCO, maka kita harap nanti pencak silat bisa dipertandingkan di Olimpiade. Tentunya itu butuh dukungan dari negara-negara peserta Olimpiade. Tunisia kita harapkan untuk bisa memberi dukungan, makanya saya titip ke pak dubes agar nantinya ini bisa di komunikasikan kepada komite Olimpiade disana. Dan demikian, pencak silat bisa menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan, dan kita sangat mendukung,” jelas Menpora. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya