Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Minggu, 05 April 2020

 

 

Menpora Tinjau Pelatnas Bulutangkis untuk Pastikan Persiapan Menuju Olimpiade Tokyo 2020

EP / Olahraga / Kamis, 06 Februari 2020, 20:22 WIB

Menpora Zainudin Amali didampingi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga R. Isnanta, Plt.Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Chandra Bhakti bersama Sekjen PB PBSI Achmad Budiharto hari Kamis (6/2) sore mengunjungi pelatnas bulutangkis di Cipayung, Jakarta.

JAKARTA - Menpora Zainudin Amali didampingi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga R. Isnanta, Plt.Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Chandra Bhakti bersama Sekjen PB PBSI Achmad Budiharto hari Kamis (6/2) sore mengunjungi pelatnas bulutangkis di Cipayung, Jakarta.

Menpora ingin memastikan pelatnas untuk menuju Olimpiade Tokyo 2020 dan Kejuaraan Beregu Asia 2020 nanti berjalan baik. 

Para atlet pelatnas bulutangkis Indonesia saat ini sedang menjalani latihan untuk persiapan beberapa kejuaraan, diantaranya kejuaraan yang mempengaruhi peringkat kualifikasi untuk olimpiade dan juga sebagai turnamen kualifikasi Piala Thomas dan Uber yang akan dilaksanakan di Aarhus, Denmark, 16 hingga 24 Mei 2020 mendatang.

"Hari ini saya datang di pelatnas bulutangkis sekaligus melihat persiapan anak-anak kita yang akan mengikuti beberapa kejuaraan yang dihitung sebagai kualifikasi kita mengikuti Olimpiade Tokyo mendatang," kata Menpora.

Menpora dan rombongan juga berkesempatan melihat dan mencoba beberapa alat gym yang digunakan para atlet bulutangkis berlatih fisik, wisma putra-putri, jogging track, jump track hingga dapur.

"Saya sempatkan melihat berbagai fasilitas dan saya kira cabang olahraga bulutangkis ini cukup fasilitasnya dan punya program pelatnas jangka panjang karena ada juniornya yang terus berlatih," ujar Menpora.

Menpora merasa senang PB PBSI memiliki pelatnas jangka panjang dan telah menyiapkan atletnya hingga ke junior.

"Pemerintah mengapresiasi upaya dari pengurus PBSI yang sudah memikirkan atlet untuk setiap tahapan telah dipersiapkan jadi ada senior, pelapis dan junior atau pratama dan utama jadi begitu seniornya tidak berprestasi maka lapisan dibawahnya sudah siap sedia," urai Menpora.

"Saya kira cabor-cabor lain saya harap bisa seperti bulutangkis yang telah menyiapkan atlet-atlet pelapisnya hingga junior sehingga tidak kehabisan atlet karena atlet bulutangkis kita sudah tersebar ke seluruh penjuru tanah air," harapnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya