Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Selasa, 16 Juli 2019

 

 

MK Tolak Dalil 02 Soal Ajakan Gunakan Baju Putih di TPS

EP / Hukum / Kamis, 27 Juni 2019, 15:59 WIB

Sidang putusan PHPU Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Kamis (27/6/2019). (Foto: Antara)

JAKARTA - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menolak dalil tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang mempermasalahkan ajakan Joko Widodo-Ma"ruf Amir agar mengenakan baju putih ketika menggunakan hak pilih saat pemungutan suara Pilpres 17 April 2019 lalu.

"Bahwa pemohon mendalilkan terjadinya pelanggaran Pemilu secara TSM atas asas pemilu yang bebas dan rahasia yang dilakukan pendukung paslon nomer 01, yang mengajak pendukungnya untuk datang ke TPS menggunakan baju putih," demikian hakim MK Arief Hidayat membacakan pokok dalil terkait, di gedung MK, Kamis (27/6/2019).

Arief lantas membacakan tanggapan KPU selaku termohon yang menyampaikan bahwa dalil tim Prabowo tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan perolehan suara.

Di sisi lain, tim Jokowi selaku pihak terkait, lanjut Arief, menyampaikan, selama proses pemungutan suara, tidak ada insiden dan pemungutan suara berjalan lancar.

"Pihak terkait menyatakan partisipasi pemilih meningkat secara drastis. Lagi pula pemohon, menurut pihak terkait, meminta para pendukung untuk menggunakan baju putih sebagaimana surat yang dikirimkan ketua timses Djoko Santoso," kata Arief, yang membacakan bagian jawaban dari tim Jokowi.

Lalu, sampailah pada pendapat Mahkamah. Mahkamah menyatakan dalil tim Prabowo tidak relevan.

"Selama persidangan, Mahkamah tidak menemukan fakta yang menunjukkan adanya intimidasi ajakan untuk menggunakan baju putih. Lebih-lebih pengaruhnya dalam perolehan suara pemohon maupun pihak terkait. Mahkamah menyatakan dalil pemohon a quo tidak relevan dan harus dikesampingkan," tutur Arief. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya