Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Sabtu, 08 Agustus 2020

 

 

Pemerintah Harus Gratiskan Biaya Cek dan Pengobatan Virus Corona

TK / Parlemen / Kamis, 26 Maret 2020, 12:04 WIB

Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah

JAKARTA - Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah mendorong pemerintah untuk fokus melakukan langkah-langkah pemberantasan virus Corona (Covid-19).

Diantaranya dengan menggratiskan biaya cek dan pengobatan terhadap pasien suspect virus Corona di sejumlah rumah sakit di Indonesia.

“Saya minta, Pemerintah agar fokus dalam pemberantasan penyebaran virus corona,” ujar Dimyati, Selasa (25/3/2020).

 Menurutnya, bila pemerintah ingin segera menuntaskan virus Corona yang sedang mewabah, salah satu jalannya adalah dengan dengan menggratiskan bagi masyarakat yang ingin memeriksakan diri dan mendapatkan pengobatan dari virus tersebut. 

Dimyati menambahkan, jika pelayanan hanya digratiskan bagi peserta BPSJ Kesehatan saja, maka akan banyak masyarakat yang tidak bisa cek kesehatan di sejumlah rumah sakit karena tidak menjadi anggota BPJS Kesehatan.

“Saya minta, pemerintah serius dalam pemberantasan virus Corona, jangan setengah-setengah. Karena, menyangkut hak bangsa Indonesia,” tegas Dimyati.

Sebagaimana diketahui, virus Corona sudah mewabah di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di berbagai daerah di Indonesia.

Untuk itu, politisi Fraksi PKS ini mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah, TNI dan Polri untuk bahu membahu memininalisir perkembangan virus Corona di tengah-tengah masyarakat.

“Selain itu, saya juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga Pandeglang untuk melakukan kegiatan di dalam rumah dan membatasi kegiatan di luar rumah. Cara-cara seperti ini, menurut saya dapat membatasi penyebaran dan perkembangan virus Corona,” pinta Dimyati. 

Ia berharap, pemerintah segera melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah penduduk dan tempat-tempat umum yang ramai di kunjungi masyarakat. Kepada Pemda Pandeglang, Dimyati berharap agar dilakukan lockdown, sehingga mobilitas warga keluar masuk Kabupaten Pandeglang dapat dibatasi. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya




Jumat, 07 Agustus 2020, 10:15 WIB

Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Harus Mendidik