Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Minggu, 25 September 2022

 

 

Penjelasan Komnas HAM soal Kehadiran Irwasum Polri Saat Cek TKP Penembakan Yoshua

TK / Nasional / Senin, 15 Agustus 2022, 18:27 WIB

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dan Beka Ulung di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Senin (15/8). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

JAKARTA - Komisioner Komnas HAM RI Beka Ulung Hapsara membenarkan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto turut mendampingi proses pengecekan rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

Rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri RT 5/RW 1, Duren Tiga Jakarta Selatan, merupakan tempat kejadian perkara (TKP) meninggalnya Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, pada Senin (15/8/2022).

Beka menegaskan, kedatangan jenderal bintang tiga pada pengecekan itu, dalam rangka menyambut kedatangan tim Komnas HAM.

"Jadi begini kenapa Irwasum datang, karena ingin menyambut Komnas HAM sebagai ketua Tim Khusus (Timsus)," kata Beka di lokasi.

Dia memastikan, Irwasum mendukung penuh penyelidikan yang dilakukan oleh Komnas HAM.

"Jadi tidak ada upaya mempengaruhi segala macem, karena mereka tidak terlibat sekali segala macam. Jadi hanya ingin sambut Komnas HAM mempersilakan, memberi akses seluas luasnya kepada Komnas HAM untuk bekerja," ujar dia.

3 Jenderal Ikut Pantau

Tiga jenderal Polri dan Kompolnas memantau Komnas HAM melakukan pengecekan di lokasi meninggalnya Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, yakni di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Mereka tidak datang bersamaan ke Kompleks Polri RT 5/RW 1, Duren Tiga Jakarta Selatan itu pada Senin (15/8/2022).

Pantauan di lokasi, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto menumpangi mobil Pajero putih tiba pada pukul 15.20 WIB.

Tak selang berapa lama, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dan Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan juga terlihat sampai ke Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo.

Sementara itu, rombongan Kompolnas yang dipimpin Ketua Harian Kompolnas, Irjen (Purn) Benny Mamoto juga datang pada pukul 15.49 WIB. Mereka semua langsung masuk ke dalam menghampiri Komnas HAM yang sedang meninjau Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM RI Beka Ulung Hapsara menjelaskan maksud dan tujuan tim internal Komnas HAM bertandang ke Rumah Dinas Mantan Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo.

"Kami dari Komnas HAM akan mengecek di TKP," kata Beka Ulung di lokasi, Senin (15/8/2022).

Beka mengatakan, ia bersama tim penyidik internal Komnas HAM hendak menyesuaikan data-data yang diperoleh seperti hasil balistik, otopsi jenazah, CCTV maupun dari konstruksi bangunan dengan keterangan saksi-saksi antara lain ajudan, Ferdy Sambo dan lain sebagainya.

"Kami akan cek satu persatu berdasarkan keterangan dari ajudan, Ferdy Sambo maupun bukti lain," ujar dia.

Sebelumnya, Komnas HAM RI menemukan adanya indikasi kuat terjadinya pelanggaran HAM dalam kasus kematian Brigadir Yoshua, khususnya yang mengarah pada obstruction of justice atau upaya penghambatan penegakan hukum.

"Makanya salah satu fokus kami, misalnya soal 'obstruction of justice' dalam konteks kepolisian itu perusakan tempat kejadian perkara," kata Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam di Jakarta, Kamis, 11 Agustus kemarin. 

Komnas HAM, kata dia, mendalami dan memperhatikan terkait "obstruction of justice" dalam kasus tersebut. Sebab apabila ditemukan, hal itu merupakan bagian dari pelanggaran HAM.

Komentar

 

Berita Lainnya



Sabtu, 24 September 2022, 20:03 WIB

Istana: Presiden Vladimir Putin Janji Hadir di KTT G20