Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 23 September 2020

 

 

Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 22 Mei 2020

EP / Megapolitan / Jumat, 22 Mei 2020, 19:22 WIB

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati | foto: ist

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini per 22 Mei 2020.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati memaparkan, sebanyak 1.558 orang dinyatakan telah sembuh, dari total 6.316 orang positif, dengan jumlah pasien meninggal sebanyak 501 orang.

"Sampai dengan hari ini kami laporkan, 1.975 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.282 orang melakukan self isolation di rumah," ujar Ani.

Ani menjelaskan, intuk Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 13.163 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 10.982 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 8.065 orang.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit COVID-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 36 laboratorium pemeriksa COVID-19.

Secara kumulatif, pemeriksaan PCR telah dilakukan di DKI Jakarta, sampai dengan 21 Mei 2020 sebanyak 124.076 sampel. Pada 21 Mei 2020, dilakukan tes PCR pada 2.313 orang, 1.029 diantaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 96 positif dan 933 negatif. 

Rapid test juga masih dilakukan di enam wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP).

Total sebanyak 113.305 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen, dengan rincian 4.329 orang dinyatakan reaktif COVID-19 dan 108.976 orang dinyatakan non-reaktif.

Dalam menangani COVID-19, Pemprov DKI Jakarta juga membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi COVID-19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB di bulan Ramadan ini.

Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai. Pemberian bantuan melalui situs corona.jakarta.go.id/ksbb. 

Sejak 24 April 2020 hingga 21 Mei 2020 pukul 14.00, Pokja KSBB telah mengumpulkan komitmen untuk 283.725 Paket Sembako, 122.068 Paket Makan Siap Saji, 20.940 Paket Lebaran, dan 852 paket THR untuk warga-warga yang rentan secara ekonomi di tingkat RW.

Berdasarkan kompilasi data komitmen yang masuk disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing RW, maka data keterpenuhan kebutuhan RW, pada minggu ke-4 Ramadan per 21 Mei, terdapat 123 RW yang telah terpenuhi kebutuhannya dari total 181 RW menerima bantuan KSBB.

Pokja KSBB juga telah menerima komitmen bantuan dari berbagai kalangan, yang saat ini terdapat 94 donatur perusahaan/kelompok dan 9 donatur perseorangan. Informasi lengkap seputar KSBB dapat melalui situs corona.jakarta.go.id/ksbb. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya

Selasa, 22 September 2020, 20:24 WIB

Pemprov DKI Luncurkan Program PSBB OK



Selasa, 22 September 2020, 18:31 WIB

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 22 September 2020