Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 09 Desember 2019

 

 

Rizal Ramli Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus BLBI

TK / Hukum / Jumat, 19 Juli 2019, 12:21 WIB

Mantan Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan dan Industri, Rizal Ramli datang memenuhi panggilan pemeriksaan KPK dalam kasus penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). | Foto: ist

JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan dan Industri, Rizal Ramli datang memenuhi panggilan pemeriksaan KPK dalam kasus penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Rizal tiba di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat (19/7/2019). Dia terlihat mengenakan kemeja biru lengan panjang.

"Saya dipanggil KPK untuk kasus SKL BLBI," kata Rizal.

Rizal mengatakan, saat kasus ini terjadi, dirinya tidak lagi menjabat menteri. Namun, kata Rizal, KPK memanggil dirinya karena dianggap banyak mengetahui proses yang terjadi terkait penerbitan SKL BLBI.

"Saya sendiri pada saat kejadian kasus itu bukan pejabat lagi. Karena itu terjadi pada tahun 2004, pada saat pemerintahan Mbak Mega (Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri). Tapi saya dianggap banyak ngerti, tahu prosedur dari sejak awal BLBI. KPK minta saya memberi penjelasan," ujarnya.

Selain soal BLBI, Rizal meminta pimpinan KPK segera menuntaskan kasus-kasus korupsi besar. Dia mengaku khawatir, jika tidak dituntaskan, bisa saja kasus itu tak dilanjutkan oleh pimpinan KPK mendatang.

"Jangan istilahnya itu 'dieler-eler' sampai nggak jelas karena pimpinan KPK yang akan datang saya dengar banyak calonnya polisi. Itu bisa berubah sama sekali nanti. Bisa coup de grace. Dulu KPK dibikin karena polisi kurang mampu nanganin kasus-kasus korupsi besar. Tapi kalau nanti pimpinan yang baru banyak polisi itu namanya coup de grace, pelan-pelan KPK akan berubah peranan dan fungsinya," ucapnya.

Dia juga mempertanyakan kelanjutan laporannya beberapa waktu lalu. Rizal berharap laporannya soal potensi kerugian negara akibat impor sejumlah produk pertanian ditindaklanjuti.

Ini merupakan penjadwalan ulang terhadap Rizal. Dia sebelumnya pernah dipanggil sebagai saksi pada Kamis (11/7) pekan lalu tapi tidak hadir sehingga dilakukan penjadwalan ulang. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya

Jumat, 06 Desember 2019, 13:47 WIB

Hina Wapres Ma\'ruf Amin, Habib Jafar Shodiq Ditahan