Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 21 Agustus 2019

 

 

Sembalun Bisa Jadi Sentra Bawang Putih Indonesia

TK / Nasional / Senin, 15 Juli 2019, 20:10 WIB

Ilustrasi | foto: ist

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi mengatakan bahwa Sembalun merupakan salah satu pusat pengembangan sayuran di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Karena hampir 50 persen pasokan sayuran untuk Mataram berasal dari Sembalun.

Dari letak geografisnya, Sembalun sangat cocok untuk pengembangan tanaman bawang putih nasional.

"Wilayah Sembalun dikelilingi oleh bukit dan gunung juga lahan yang sangat luas dan datar, sepanjang mata memandang tertanami bawang putih yang menjadi salah satu prioritas andalan nasional,” kata Viva saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi IV DPR RI ke Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Sabtu, (13/7/2019).

Ia menjelaskan bahwasanya Komisi IV DPR RI mendukung Sembalun menjadi sentra utama pengembangan bawang putih nasional. 

Viva berharap Sembalun akan bangkit menjadi sentra bawang putih Indonesia sehingga swasembada bawang putih dapat terwujud pada tahun 2021.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 95 persen dari kebutuhan bawang putih secara nasional kita masih bergantung kepada impor. Adapun kebutuhannya rata-rata 450 ribu hingga 500 ribu ton per tahun.

“Ini sangat miris, dengan luas lahan yang bisa ditanami bawang putih di negara kita, harusnya tidak impor bawang putih, melainkan sebaliknya kita bisa ekspor bawang putih keluar negeri,” ujar Viva.

Sementara itu, Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian Sukarma menjelaskan, sentra pengembangan bawang putih di Lombok Timur mencapai 10.000 hektar yang tersebar di lima kecamatan yaitu Sembalun, Wanasaba, Sikur, Pringgasela dan Suela. Penambahan luas tanam bisa saja terjadi tergantung dengan ketersediaan air (musim hujan).

Sentra bawang putih terbesar ada di Sembalun tepat di kaki gunung Rinjani, yang luasnya bisa mencapai 4.000 hektar. Seluruh wilayah ini nyaris tertanami bawang putih dengan pola monokultur dan sebagian tumpang sari dengan komoditas sayuran lainnya.

“Melihat prospektif ini, maka Sembalun siap menjadi penyangga benih bawang putih nasional dan menyukseskan swasembada bawang putih tahun 2021,” terangnya.

Sebagai bukti keseriusan dan komitmen untuk meningkatkan produksi dan menjaga minat petani untuk menanam bawang putih, pemerintah telah melakukan berbagai upaya diantaranya memfasilitasi bantuan sarana produksi (saprodi) berupa benih dan pupuk.

“Pada tahun 2017-2018, telah dialokasikan pengembangan kawasan bawang putih seluas 3.442 hektar,” ujarnya.

Saat ini Kabupaten Lombok Timur terus melakukan perluasan pertanaman bawang putih.

“Tidak hanya mengandalkan APBN, namun dengan adanya kebijakan wajib tanam lima persen bagi importir, semakin banyak petani yang bermitra dan menanam bawang putih untuk mencapai swasembada bawang putih 2021,” pungkas Sukarma. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya