Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Selasa, 23 Juli 2019

 

 

Teror 2 Pimpinan KPK, Polri Gandeng Polisi London Analisa CCTV

TK / Nasional / Senin, 21 Januari 2019, 17:13 WIB

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo | foto: istimewa

JAKARTA - Polri kesulitan menganalisa rekaman CCTV untuk mengungkap kasus teror bom palsu dan molotov di rumah dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Karena itu, Polri pun meminta bantuan kepolisian London, Inggris yang memiliki peralatan lebih canggih untuk menganalisa rekaman tersebut.

"Kami mencoba untuk CDR CCTV dianalisis laboratorium digital milik Puslabfor Polri. Tapi kami analisa CDR-nya ini sampai dikirim ke London. Kami bekerja sama dengan Inafis di Kepolisian Metropolitikan london," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Polri berharap pemeriksaan CDR di London ini dapat memberikan petunjuk-petunjuk yang lebih jelas berdasarkan rekaman CCTV.

Dedi menjelaskan ada perbedaan analisa video yang bergerak dengan keadaan yang tetap atau diam.

"Butuh kecermatan dan ketelitian luar biasa. Sebagai contoh, kami sudah mencurigai ada satu kendaraan yang dalam satu bulan sebelum kejadian mondar-mandir, dua orang. Pada saat mondar mandir terlihat jelas. Tapi ketika di-zoom orangnya, jenis kendaraan sudah tahu, pelat nomornya pada posisi-posisi yang sulit atau gambarnya pecah," jelas Dedi.

Ia mengatakan, Tim Analisis Inafis Polri akan kembali mengirimkan video utuh langsung ke London.

Dedi menuturkan ada empat rekaman CCTV yang diperiksa di London. Ke empatnya merupakan CCTV rumah Laode, rumah tetangganya Laode yang bernama Ali dan tetangga lainnya.

"Ada empat rekaman, baik di kediaman Pak Ali dan beberapa tetangga, itu kami sudah minta bantuan untuk minta CDR-nya. CDR-nya ini standar di Indonesia ada klasifikasinya yah, kameranya tingkat resolusinya sangat standar," papar Dedi. 980

Komentar

 

Berita Lainnya

Senin, 22 Juli 2019, 19:13 WIB

Dua Jemaah Haji Meninggal di Madinah