Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 20 November 2019

 

 

Trump: Jika Terjadi Perang AS-Iran, Tak Akan Berlangsung Lama

TK / Internasional / Kamis, 27 Juni 2019, 10:34 WIB

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump | foto: istimewa

WASHINGTON - Presiden Donald John Trump mengatakan bahwa jika Amerika Serikat (AS) berperang dengan Iran, konfliknya tidak akan berlangsung lama.

"Itu tak akan berlangsung sangat lama, saya bisa katakan itu," kata Trump dalam wawancara di Fox News seperti dilansir dari kantor berita AFP, Kamis (27/6/2019).

"Saya tidak bicara tentang pasukan darat. Saya tidak mengatakan kita akan mengirimkan sejuta tentara," sambung Trump.

"Saya cuma mengatakan bahwa jika sesuatu terjadi, itu tak akan berlangsung sangat lama," imbuhnya.

Trump juga mengungkit keputusannya beberapa hari lalu untuk membatalkan serangan militer yang akan diluncurkan setelah Iran menembak jatuh drone RQ-4 Global Hawk AS

"Saya sangat baik pada mereka. Mereka menembak drone kami. Saya memutuskan untuk tidak membunuh banyak orang Iran. Saya tahu banyak orang Iran. Saya sangat menyukai orang Iran, dan itu juga ikut menentukan keputusan Anda. Mereka adalah manusia. Mereka adalah orang-orang. Saya tidak ingin membunuh 150 orang," paparnya.

Sebelumnya, Trump telah menyetujui untuk melakukan serangan militer ke sejumlah target Iran. Pada Kamis (20/6) malam, antara pukul 19.00 hingga 20.00 waktu AS, personel-personel militer AS di kawasan Teluk melakukan persiapan akhir untuk serangan udara.

Dalam hitungan menit sebelum serangan dilancarkan, Trump sekali lagi bertemu dengan tim penasihat dan jajaran pejabat militer AS.

Ini menjadi kesempatan terakhir Trump sebagai Presiden AS untuk menyatakan keberatan atas operasi militer itu dan membatalkannya. Momen ini diceritakan Trump dalam wawancara terbaru dengan program NBC 'Meet the Press'. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya

Sabtu, 02 November 2019, 13:16 WIB

Pesawat Superjet Sukhoi Mendarat Darurat




Sabtu, 12 Oktober 2019, 12:21 WIB

Topan Hagibis Menuju Jepang, Satu Orang Tewas