Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Jumat, 27 Mei 2022

 

 

Vanessa Khong Pacar Indra Kenz Jadi Tersangka Kasus Binomo

TK / Hukum / Minggu, 10 April 2022, 19:39 WIB

Indra Kenz dan Vanessa Khong | Foto: istimewa

JAKARTA - Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus aplikasi Binomo. Ketiganya yakni pacar Indra Kenz, Vanessa Khong serta adik dan ayah Indra Kenz, Nathania Kesuma dan Rudiyanto Pei.

Dirtipiddeksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menyatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap ketiga tersangka tersebut pada Kamis (14/4) mendatang.

"Terkait dengan transaksi dan aliran dana terhadap tersangka dimana terhadap 3 orang tersangka tersebut terdapat aliran dana dari tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz dan membantu untuk menempatkan atau menyamarkan dana atau menyembunyikan dana hasil dari kejahatan yang dilakukan tersangka Indra Kesuma atau Indra Kenz," kata Wishnu dalam keterangan tertulis, Minggu (10/4).

Ia mengatakan ketiganya disangkakan pasal 5 dan atau pasal 10 Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan pasal 55 ayat 1e KUHP.

Dalam kasus ini, Bareskrim Polri sebelumnya menyatakan pusat transaksi trading ilegal aplikasi Binomo terlacak berada di Rusia. Aplikasi tersebut kemudian disebarluaskan ke Indonesia lewat perusahaan Rusia 404 Group.

Selain tiga orang tersangka baru itu, ada empat orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Mereka antara lain Indra Kenz, Fakarich, Brian Edgar Nababan, dan Wiky Mandara Nurhalim.

Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus aplikasi Binomo. Ketiganya yakni pacar Indra KenzVanessa Khong, serta adik dan ayah Indra Kenz, Nathania Kesuma dan Rudiyanto Pei.

Dirtipiddeksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menyatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap ketiga tersangka tersebut pada Kamis (14/4) mendatang.

"Terkait dengan transaksi dan aliran dana terhadap tersangka dimana terhadap 3 orang tersangka tersebut terdapat aliran dana dari tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz dan membantu untuk menempatkan atau menyamarkan dana atau menyembunyikan dana hasil dari kejahatan yang dilakukan tersangka Indra Kesuma atau Indra Kenz," kata Wishnu dalam keterangan tertulis, Minggu (10/4).

\Ia mengatakan ketiganya disangkakan pasal 5 dan atau pasal 10 Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan pasal 55 ayat 1e KUHP.

Dalam kasus ini, Bareskrim Polri sebelumnya menyatakan pusat transaksi trading ilegal aplikasi Binomo terlacak berada di Rusia. Aplikasi tersebut kemudian disebarluaskan ke Indonesia lewat perusahaan Rusia 404 Group.

Selain tiga orang tersangka baru itu, ada empat orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Mereka antara lain Indra Kenz, Fakarich, Brian Edgar Nababan, dan Wiky Mandara Nurhalim.

Komentar

 

Berita Lainnya