Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Sabtu, 25 Mei 2019

 

 

Wiranto: Kesalahan Saya Cuma Satu, Tunjuk OSO Jadi Ketum Hanura

EP / Politik / Kamis, 16 Mei 2019, 20:06 WIB

Menko Polhukam Wiranto menjawab wartawan usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Selasa (23/4) siang. | foto: istimewa

JAKARTA - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menyebut kegagalan partainya dalam Pemilu Serentak 2019 tak lepas dari peran Wiranto. Terkait itu, Ketua Dewan Pembina Hanura, Wiranto angkat bicara.

"Jadi gini ya, itu kan saya sudah sampaikan bahwa Hanura tidak masuk melampaui parliamentary threshold 4 persen, ya kita sedih," ujar Wiranto di Hotel Grand Paragon, Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, Kamis (16/5/2019).

"Saya sebagai pendiri partai, 10 tahun mendirikan partai ini dan sudah dua kali lolos, yang paling sedih kan saya sebagai pendiri, kalau kita bicara yang paling sedih," sambungnya.

Wiranto meminta untuk introspeksi diri dan tak saling menyalahkan. Ia menyebut kesalahannya hanyalah menunjuk OSO menjadi Ketua Umum Hanura.

"Tapi kan sudah terjadi, dan nggak perlu saling menyalahkan. Cukup introspeksi ke depan nanti kita perbaiki. Tapi kalau saya didesak terus seakan-akan Pak Wiranto yang salah ya... Kesalahan saya cuma satu, ya, menunjuk Pak OSO menjadi ketua umum," kata Wiranto.

Pernyataan Hanura yang diprediksi gagal ke Senayan itu sebelumnya disampaikan OSO saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebelumnya, Ketua DPD ini mengatakan penyebab partai yang dipimpinnya itu tak lolos ke DPR adalah Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto.

"Jadi ada yang bertanya kenapa Hanura kalah? Tanya Wiranto, bukan saya. Orang yang bikin kalah dia, kok," kata OSO.

Menurut OSO, Wiranto bertanggung jawab sebagai pendiri Hanura. "Iyalah. Karena dia kan Menko Polhukam, masa dia tidak tahu situasi politik partainya sendiri. Ya, kan? Dia biarin gitu," kata OSO seusai acara buka puasa bersama di kediamannya, di Jl Karang Asem Utara, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/5).

Ia mengatakan sejarah Hanura sangat lekat dengan Wiranto. OSO pun heran Wiranto terkesan tidak memahami situasi di kalangan internal Hanura menjelang Pemilu 2019.

"Ketua umum memang saya. Tapi kan ini sejarahnya ada. Jadi, kalau sejarahnya harus melengket pada dia, ya nggak jalan organisasinya," tegasnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya



Rabu, 22 Mei 2019, 12:54 WIB

Sandiaga Merapat ke Kertanegara