
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong Bank Jakarta untuk melangkah menuju penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).
JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong Bank Jakarta untuk melangkah menuju penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Dorongan tersebut disampaikan Pramono saat peluncuran Kartu Debit Visa Bank Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurut Pramono, langkah menuju IPO penting agar kinerja dan pengelolaan Bank Jakarta dapat diawasi secara terbuka oleh publik. Dengan status sebagai perusahaan terbuka, ia menilai tata kelola bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu akan semakin transparan dan profesional.
“Dengan menjadi perusahaan terbuka, pengawasan publik akan berjalan lebih kuat. Ini menjadi fondasi penting agar Bank Jakarta dapat dikelola secara profesional dan tumbuh berkelanjutan,” kata Pramono.
Ia juga meyakini, keterbukaan tersebut akan memperkuat kepercayaan nasabah sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan bank ke depan.
Menanggapi arahan Gubernur DKI Jakarta, Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menyatakan bahwa persiapan menuju IPO saat ini tengah berjalan. Bank Jakarta menargetkan proses tersebut dapat terealisasi pada awal 2027.
“Persiapan IPO sedang kami lakukan dan ditargetkan dapat terealisasi pada awal 2027. Langkah ini sejalan dengan komitmen Bank Jakarta untuk terus bertransformasi dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Agus.
Ia menambahkan, transformasi yang dilakukan Bank Jakarta diharapkan dapat memperkuat peran bank daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Info Detak.co | Kamis, 22 Januari 2026 
